Batu Fosil Terus Diminati Pembeli Mancanegara

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Senin, 21 Oktober 2019 - 13:19:03 WIB   |  dibaca: 67 kali
Batu Fosil Terus Diminati Pembeli Mancanegara

DIMINATI : Calon pembeli melihatlihat produk IKM yang ada di stand diskoperindag di ICE, Kota Tangerang, belum lama ini.

SERANG, BANTEN RAYA – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang mengikuti pameran pada acara Trade Ekspo yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Kota Tangerang. Dari berbagai produk industri kecil menengah (IKM) yang dipamerkan, produk berupa batu fosil yang paling banyak diminati pembeli dari mancanegara.

“Benar, kami habis mengikuti pameran di Indonesia Convention Exhibition (ICE) yang berlangsung sejak Selasa (15/10) sampai hari ini (kemarin-red). Kita membawa barang-barang unggulan seperti keramik, ban motor, batu fosil, gerabah, dan makanan berupa emping dan kue lapis Mariza dari Jawilan,” ujar Abdul Wahid, Kepala Diskoperindag Kabupaten Serang, Minggu (20/10).

Ia mengungkapkan, pada hari pertama pameran dibuka, setidaknya ada pembeli dari 10 negara yang datang ke stand Diskoperindag Kabupaten Serang untuk membeli batu fosil yang diproduksi pelaku IKM. “Jadi barang-barang yang paling banyak dibeli itu batu fosil selain keramik dan gerabah. Di antaranya yang beli itu dari negara Yordania dan dari Rumania,” ujarnya.

Wahid menuturkan, jumlah peminta dari luar negeri terhadap produk-produk asal Kabupaten Serang setiap tahunnya mengalami peningkatan. “Karena di kami juga ada target ekspor dari hasil evaluasi kami setiap tahun produk dari kita terus bertambah yang dikespor selain volume dan juga jenis produknya. Untuk makanan yang paling banyak dibeli selain emping kue lapis Mariza,” katanya.

Dengan terus meningkatknya pembeli dari mancanegara tersebut, pihaknya mendorong para pelaku IKM untuk meningkatkan kualitas produknya sehingga bisa bersaing dengan produk-produk yang ada di luar negeri. “Kita bukan lagi bersaing dengan produk lokal tapi produk dari negara-negara lain. Banyak produk yang sama tapi pembeli melihat kualitas, mutu, dan harga,” tuturnya. (tanjung/fikri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook