Disdukcapil Luncurkan Sistem QR Code

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Selasa, 22 Oktober 2019 - 12:43:19 WIB   |  dibaca: 50 kali
Disdukcapil Luncurkan Sistem QR Code

ANTRE : Sejumlah warga memadati loket administrasi kependudukan di kantor Disdukcapil Pandeglang untuk mengurus dokumen, Senin (21/10).

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pandeglang mulai menerapkan tanda tangan elektronik atau QR code pada kartu keluarga dan akta kelahiran. Diterapkannya sistem tersebut untuk mempermudah warga yang akan mengurus administrasi kependudukan.

Plh Kepala Disdukcapil Pandeglang, Yahya Gunawan mengatakan, tanda tangan elektronik tersebut diterapkan untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat secara optimal. "Untuk QR code pada kartu keluarga sudah diterapkan 17 Oktober 2019 lalu, sementara untuk akta kelahiran kita terapkan hari ini (kemarin-red). Tujuannya, dalam rangka mempermudah pelayanan bagi masyarakat," kata Yahya, Senin (21/10).

Setelah program tersebut berjalan baik, kata Yahya, dinasnya berencana menerapkan sistem QR code di setiap kecamatan di Kabupaten Pandeglang. "Kalau teman-teman sudah bagus, tahun depan kita alihkan ke kecamatan. Sebab, dengan dukungan teknologi ini pelayanan kartu keluarga dan akta kelahiran bisa diterapkan di semua kecamatan, sehingga masyarakat diuntungkan dan tidak perlu lagi datang ke kantor Disdukcapil," imbuhnya.

Kepala Bidang Kependudukan Disdukcapil Pandeglang, Amir Syarifudin mengatakan, penerapan QR code pada kartu keluarga dan akta kelahiran dinilai mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, lantaran kedua administrasi kependudukan itu tidak harus menunggu tandatangan dari kepala dinas. "Pelayanan sekarang lebih mudah dan cepat, karena kedua dokumen itu secara otomatis sudah terdapat QR code. Jadi tidak harus menunggu tandatangan pak kadis (kepala dinas)," tuturnya.

Menurutnya, QR code mampu mempermudah masyarakat yang akan mengurus administrasi kependudukan. Mengingat sebelum diterapkan sistem itu masyarakat harus menunggu tanda tangan kepala dinas. "Pelayanan lebih simpel, karena ketika pak kadis (Yahya Gunawan-red) sedang tugas luar, pemohon tidak mesti menunggu tanda tangan untuk mendapatkan kartu keluarga. Melalui upaya dari pak kadis, sekarang pemohon bisa cepat mendapatkan kartu keluarga dan akta kelahiran," ucapnya. (yanadi/hendra)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook