Dewan Berikan Bupati Tiga Rekomendasi

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Selasa, 22 Oktober 2019 - 14:33:15 WIB   |  dibaca: 51 kali
Dewan Berikan Bupati Tiga Rekomendasi

KAB. TANGERANG, BANTEN RAYA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang memberikan tiga rekomendasi kepada Bupati Tangerang A Zaki Iskandar untuk penyelesaian perbedaan atau rekonsiliasi konflik seleksi tes tulis kemampuan dasar bakal calon kepala desa (Balon Kades).

Ketiga rekomondasi itu, yakni bupati harus mengumumkan hasil seleksi tes balon kades baik yang lulus maupun tidak lulus ke publik, bupati segera mengagendakan rapat dengan forum koordinasi pimpinan kepala daerah (Forkopimda) untuk meyikapi balon kades yang tidak puas, dan bupati segera mengintruksikan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) dan Panitia Pilkades untuk menyampikan permasalahan-permasalahan di desa secara transparan, obyektif, dan akuntabel.

“Tiga rekomondasi ini, sudah ditandatangani oleh empat pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang,” kata Wakil DPRD Kabupaten Tangerang, Aditiya Wijaya saat membacakan rekomondasi di hadapan puluhan warga pendukung balon kades gagal saat mengelar audensi di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Kecamatan Tigaraksa, Senin (21/10).

Menurut Aditiya, rekomondasi itu keluar setelah pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang menerima aspirasi dari perwakilan unjuk rasa yang digelar pada Senin (14/10) lalu, dan hasil hering Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang dengan DPMPD dan Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tangerang, Kamis (17/10) lalu.

Untuk itu, DPRD Kabupaten Tangerang berharap rekomendasi yang dilayangkan bisa segera direspons Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar melalui sebuah terobosan kebijakan untuk menyelesaikan konflik tahapan pilkades. “Apabila, ada pihak yang tidak merasa puas. Kami sarankan untuk menempuh jalur hukum,” tuturnya.

Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Tangerang, Wahyu Nugraha menambahkan, pihaknya hanya menjembatani dan memfasilitasi agar persoalan Pilkades tidak berlarut-larut. “Saya yakin, tiga rekomondasi itu akan segera direspons oleh bupati Tangerang untuk melakukan terobosan untuk menyelesaikan peroalan tahapan pilkades ini,” singkatnya.

Salah satu perwakilan warga, Dulamin Jigo mengucapkan terima kasih DPRD Kabupaten Tangerang sudah mengeluarkan tiga rekomondasi, kendati tiga rekomondasi itu belum menyentuh subtansi persoalan yang disampikan oleh warga. Menurut Dulamin, sebetulnya warga tidak mempermasalahkan pada tahapan pilkades, karena tahapan pilkades itu sudah sesuai dengan aturan dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tangerang dan Peraturan Bupati (Perbup) Tangerang. “Yang kami persoalkan itu, tentang penunjukan LPM ICD menjadi tim independen.

Prosesnya sepertia apa? alamat kantornya di mana? metode penilaian seperti apa? dan hanya LPM ICD yang ditunjuk tidak ada pilihan lain. Padahal, di Banten ini, saya yakin ada seperti LPM ICD,” katanya.

Pertanyaan itu muncul, lanjut Dulamin,  karena setelah sejumlah warga dan balon kades gagal melakukan penulusuran ke alamat LPM ICD di Bandung, Jawa Barat, yang tercantum di dalam kop surat pengumuman hasil seleksi balon kades. Ternyata, LPM ICD tidak memiliki kantor atau diduga kantornya fiktif. “Sebetulnya, pertemuan ini belum lengkap karena LPM ICD belum bisa dihadirkan oleh DPMPD Kabupaten Tangerang. Saya minta DPRD Kabupaten Tangerang bisa memfasilitasi kami untuk dipertemukan dengan LPM ICD,” tutupnya.

Kepala DPRD Kabupaten Tangerang, Ahdiyat Nuryasin mengatakan, rekomendasi dari DPRD Kabupaten Tangerang ini akan segera disampaikan Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar untuk ditindaklanjuti. "Rekomendasi ini akan diserahkan," singkatnya. (imron).

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook