Ingin Punya Sepatu, Remaja Nekat Mencuri

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 22 Oktober 2019 - 14:47:32 WIB   |  dibaca: 93 kali
Ingin Punya Sepatu, Remaja Nekat Mencuri

PEMERIKSAAN : Penyidik Polsek Serang melakukan pemeriksaan terhadap Ronal, pelaku pencurian isi kotak kejujuran di SDN 2 Kota Serang, Senin (21/10).

SERANG, BANTEN RAYA - Tidak punya uang untuk membeli sepatu baru, Ronal Afrizal (20) warga Lingkungan Benggala, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang nekat mencuri kotak kejujuran yang berisi uang Rp3 juta di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Kota Serang yang terletak di Jalan Ki Mas Jong, Likungan Kota Baru, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Sekedar diketahui, kotak kejujuran yakni sebagai tempat menyimpan uang yang ditemukan oleh para siswa maupun guru di lingkungan sekolah. Kemudian, diumumkan supaya yang merasa kehilangan bisa melihat ke kotak kejujuran dan mengambil uang yang hilang tersebut.

Pelaku Ronal Afrizal mengaku, aksi nekat tersebut dilakukan karena dirinya tidak memiliki uang untuk membeli sepatu baru yang dijual di sebuah toko sepatu di wilayah Anyer, Kabupaten Serang, seharga Rp600 ribu."Sudah dua kali yang pertama uangnya Rp600 ribu buat beli sepatu. Ini yang kedua (mencuri di SDN 2 Kota Serang," kata remaja pengangguran tersebut, ketika ditemui di Mapolsek Serang, Senin (21/10).Dalam melakukan aksinya, Ronald memanfaatkan alat-alat seadanya yang ditemukan di kantin. "Pakai sendok sama garpu dari kantin," ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Serang IPTU Juwandi mengatakan, kasus pencurian kotak kejujuran itu sudah dua kali terjadi di lingkungan sekolah dan pelakunya masih orang yang sama. Hal itu juga sudah diakui dan tidak dibantah oleh pelakunya."Kejadian pertama tanggal 14 November 2019, menurut keterangan pihak sekolah kotak yang disimpan depan kantin itu berisi uang sekitar Rp3 juta. Tapi menurut pengakuan pelaku hanya berisi Rp600 ribu," katanya.

Menurut Juwandi, dari keterangan yang diperoleh penyidik, pelaku masuk ke area sekolah sekitar pukul 02.00, dengan cara naik ke atas pohon dan melompati tembok. Setelah itu pelaku menuju sasarannya, dan membongkar kotak dengan menggunakan alat makan."Ketika pelaku sedang mencari kotak kejujuran, penjaga sekolah memergoki pelaku sekitar jam 4 pagi dengan dibantu kawannya. Pelaku akhirnya ditangkap," ujarnya.

Juwandi menambahkan saat ini kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku maupun pihak sekolah. Dalam kasus ini pelaku dapat dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun. "Kami masih melakukan pemeriksaan dan akan kami kembangkan," tambahnya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook