Pembesuk Selundupkan Eximer ke Rutan Pandeglang

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Jumat, 01 November 2019 - 14:59:31 WIB   |  dibaca: 138 kali
Pembesuk Selundupkan Eximer ke Rutan Pandeglang

NEKAT : Petugas rutan bersama anggota Polres Pandeglang memeriksa obat terlarang yang diselundupkan, kemarin.

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Satuan Tugas (Satgas) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B bekerjasama dengan Polres Pandeglang berhasil menggagalkan penyelundupan obat terlarang ke dalam rutan Kelas II B Kabupaten Pandeglang, Selasa (29/10) kemarin.

Dari hasil penggeledahan, petugas mengamankan dua orang pembesuk berinisial AF dan RR warga Kecamatan Cibaliung dan 351 butir obat terlarang bermerek eximer dan tramadol. Kepala Rutan Kelas II B Pandeglang Rino Soleh Sumitro membenarkan, penggagalan penyelundupan obat terlarang tersebut berawal saat petugas satgas di bagian pintu kedua mencurigai dua orang laki-laki dan perempuan yang akan mengunjungi rekannya di Rutan berinisial YP terdakwa kasus narkoba dengan membawakan makanan.

"Awalnya ada dua orang pembesuk membawa makanan menggunakan rantang. Setelah diperiksa, petugas mencurigai di dalam rantang ada yang janggal karena dibawah sayuran ada yang dibungkus menggunakan plastik merah, pada saat dicek ternyata di dalam rantang isinya obat-obatan terlarang," kata Rino, ditemui di kantornya, Kamis (31/10).

Sebelum rantang tersebut diperiksa petugas, kata Rino, pembesuk terburu-buru meninggalkan Rutan. Namun dengan sigap petugas Rutan berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Pandeglang untuk mengamankan kedua pembesuk tersebut."Pada saat kedua pembesuk sudah pergi dari rutan, kami memberikan informasi kepada Satresnarkoba untuk ditindaklanjuti karena kami sudah punya data kedua pembesuk itu, dan diserahkan kepada pihak kepolisian," ujarnya.

Kasat Resnarkoba Polres Pandeglang Iptu David menyebutkan, setelah mendapat laporan dari rutan atas kasus penyelundupan obat terlarang, jajarannya langsung bergerak mengamankan kedua pembesuk tersebut. "Kedua pembesuk AF dan RR sudah kita amankan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Hal itu atas keberhasilan anggota jaga rutan, sehingga tersangka penyelundupan obat-obatan terlarang dapat digagalkan," tegasnya.

Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono menyebutkan, pengungkapan kasus penyelundupan obat-obatan terlarang ke dalam Rutan Kelas II B sudah ditangani anggotanya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka terancam hukuman 10 tahun penjara.

"Tersangka akan dikenakan Pasal 197 Juncto Pasal 106 ayat (1) subsider Pasal 196 Juncto Pasal 98 Ayat (2) dan Ayat (3) Undang-undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan Juncto Pasal 55 KUHP," paparnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook