Pemkab Belajar Penataan Pesisir Ke Cina

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Senin, 04 November 2019 - 14:32:14 WIB   |  dibaca: 50 kali
Pemkab Belajar Penataan Pesisir Ke Cina

OPTIMISTIS: Wakil Bupati Tangerang Mad Romli menghadiri kongres laut tahunan dunia 2019 di Kota Xiamen, Cina.

KAB TANGERANG, BANTEN RAYA - Penataan masyarakat kawasan pesisir yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Xiamen, Cina, menarik Pemkab Tangerang untuk belajar ke negara tirai bambu. Terlebih, sejak 2015 lalu, Pemkab Tangerang menggulirkan program gerakan pembangunan masyarakat pantai (gerbang mapan).

Wakil Bupati Tangerang Mad Romli mengatakan, bahwa Pemkab Tangerang sejak 2015 tergabung kedalam pemsea network local goverment (PNLG) atau jaringan pemerintah daerah. Dimana, PNLG ini merupakan organisasi kemintraan pengelolaan laut dan pesisir negara-negara di Asia Timur.

Sejak 2015 pula, lanjut Mad Romli, Kabupaten Tangerang mengimplementasikan pengelolaan pesisir secara terpadu melalui Program Unggulan Gerbang Mapan. “Seperti halnya PNLG, kami juga fokus melakukan pembangunan wilayah pesisir, setelah dievaluasi road map Gerbang Mapan tahun ini pengembangan wilayah pesisir Kabupaten Tangerang fokus di 5 desa, yaitu Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga; Kohod, Kecamatan Pakuhaji; Ketapang, Kecamatan Mauk; Desa, Kronjo Kecamatan Kronjo, dan Desa Patramanggala, Kecamatan Kemiri,” kata mantan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang ini berdasarkan keterangan tertulis diterima wartawan, Minggu (3/11).

Menurutnya, tahun ini koordinasi pembangunan wilayah pesisir akan dibentuk tim kordinasi  yang dipimpin Erwin Mawardi dari Bappeda Kabupaten Tangerang. Sedangkan project coordination comitee dipimpin oleh Asda I, Heri Heriyanto dan Sekretarisnya Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang Taufik Emil.

“Saya berharap hasil dari pertemuan ini dapat diimplementasikan di Kabupaten Tangerang dalam rangka pembangunan wilayah pesisir kita yang lebih baik dan bermanfaat untuk masyarakat, dan itu semua bertujuan agar masyarakat pesisir lebih sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Asda I Pemkab Tangerang Heri Heriyanto menambahkan, Kabupaten Tangerang juga mengembangkan Tangerang Mangrove Center (TMC) di Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, bekerjasama dengan Perhutani dengan luas mencapai 168 hektar, dengan pembangunan ekowisata dan penanaman mangrove.

“Untuk peningkatan kesadaran masyarakat pesisir, melalui pesisir mengajar sudah mulai dilaksanakan dari 2016 yang dilakukan di 8 kecamatan Pesisir di 32 sekolah dasar. Di TMC sudah dibangun jalan, jembatan, pujasera, restaurant apung, musala dan penanaman mangrove secara bertahap dengan target 400.000 batang mangrove hingga akhir 2019.” katanya.

Terpisah, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, bahwa projek multistakeholder yang sedang digarap oleh Pemkab Tangerang, salah satunya adalah pembangunan kawasan ketapang melalui Gerbang Mapan.

Konsepnya, perpaduan pengembangan budidaya perikanan dan mangrove yang melibatkan lintas OPD Kabupaten Tangerang dengan Satker PUPR Banten. “Saya sangat mensuport penuh kegiatan ini, bahkan kami sangat siap apabila Kabupaten Tangerang menjadi tuan rumah ajang dunia PNLG Forum pada 2022 mendatang,” singkatnya.(imron)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook