36 Jabatan Kepsek Kosong

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 05 November 2019 - 11:43:58 WIB   |  dibaca: 79 kali
36 Jabatan Kepsek Kosong

Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati menyerahkaan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Kepala Sekolah pada sela-sela Workshop Penguatan Pendidikan Karakter di salah satu hotel di Kota Cilegon, Senin (4/11).

CILEGON, BANTEN RAYA - Sebayak 36 jabatan kepala sekolah (Kepsek) di Kota Cilegon saat ini kosong. Jumlah kekosongan jabatan kepsek tersebut bisa saja bertambah lantaran saat ini beberapa kepsek akan memasuki masa pensiun.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon, Taufiqurrahman mengatakan, saat ini ada 36 jabatan kepsek yang kosong, terdiri dari 34 kepala sekolah dasar (SD) negeri dan dua jabatan kepala sekolah menengah pertama (SMP). "Ini kalau terus dibiarkan kosong akan semakin banyak lagi karena sudah ada yang mau pensiun lagi," kata Taufiq ditemui saat Workshop Penguatan Pendidikan Karakter di salah satu hotel di Kota Cilegon, Senin (4/11).

Taufiq berharap, kekosongan jabatan kepsek tersebut tidak berlarut-larut dan segera dilantik oleh Walikota Cilegon, Edi Ariadi. Sebab, pejabat yang telah memenuhi kriteria serta telah menjalani pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah sudah banyak. "Calon kepala sekolah yang telah lulus diklat calon kepala sekolah bisa segera dilantik dan menempati posisi kepala sekolah," harapnya.

Taufiq menambahkan, kekosongan jabatan kepsek dinilai membuat program pendidikan di sekolah kurang maksimal. Sebab, jabatan Plt kepsek tidak memunyai kewenangan seperti halnya kepsek definitif."Jabatan pengawas juga saat ini masih ada kekurangan, itu menjadi perhatian Dindik Cilegon untuk segera dilakukan pengisian," tutupnya.

Di tempat yang sama, Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati mengatakan, banyaknya jabatan kepsek yang kosong agar segera diisi. Ia akan menyampaikan permasalahan kekosongan jabatan kepsek itu kepada Walikota Cilegon, Edi Ariadi. "Ini persyaratan untuk menjadi kepala sekolah sudah terpenuhi, sudah diklat calon kepala sekolah, mudah-mudahan bulan ini sudah bisa dilantik oleh Pak Wali (Walikota Cilegon Edi Ariadi -red), ucapnya.

Dengan dilantiknya kepala sekolah, nantinya diharap bisa mengoptimalkan proses pembelajaran. Pada kesempatan itu, Ati juga berpesan kepada kepsek dan guru untuk menanamkam nilai religius kepada para siswa. Selain nilai akademik, nilai regilius lebih dikedepankan. Itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 87 Tahun 2017 tentang Pendidikan Karakter. "Ini tugas orangtua dan para guru untuk menanamkam nilai religius," kata Ati dalam sambutannya.

Dengan menanamkan nilai religius kepada anak didik, kata Ati, diharap anak zaman sekarang atau anak milenial tetap memunyai pendidikan karakter. Adanya kegiatan workshop seperti ini diharap bisa membangun Kota Cilegon melalui bidang pendidikan. "Dengan penguatan pendidikan karakter ini diharapkan generasi emas nanti bisa sebagai kreator dan inovator pembangunan dengan jiwa pancasila serta SDM yang menajdi suri tauladan," harapnya. (gillang)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook