Tiga Warga Tiongkok Hilang di Sangiang

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 05 November 2019 - 12:56:16 WIB   |  dibaca: 124 kali
Tiga Warga Tiongkok Hilang di Sangiang

BELUM DITEMUKAN : Empat wisatawan asal Tiongkok tiba di Dermaga II Pelabuhan Merak setelah melakukan penyelaman di Pulau Sangiang, Kabupaten Serang, Senin (4/11) siang. Tiga rekan mereka hilang.

CILEGON, BANTEN RAYA - Tiga turis asal Tiongkok bernama Tan Xuz Tao, Wan Bing Yang, Tian Yu hilang di Pulau Sangiang, Kabupaten Serang, Minggu (4/11) siang. Mereka hilang saat melakukan aktivitas penyelaman di perairan pulau tersebut.

Tan Xuz Tao, Wan Bing Yang, Tian Yu berangkat bersama empat rekannya dari Pantai Mabak Merak, Kota Cilegon, Minggu (3/11) pagi dengan tujuan Pulau Sangiang yang dikenal memiliki keindahan laut.

Dengan menggunakan kapal nelayan, mereka kemudian memutuskan untuk berhenti di sebelah timur Pulau Sangiang. Selain Tan Xuz Tao, Wan Bing Yang, Tian Yu, yang ikut serta adalah You Shi Jie, Xu Jun, Che Yin Xing (perempuan), dan Yang Lixiang.

Dari tujuh orang tersebut, enam orang melakukan penyelaman yaitu You Shi Jie, Xu Jun, Che Yin Xing (perempuan), Tan Xuz Tao, Wan Bing Yang, dan Tian Yu. Yang Lixiang memutuskan untuk menunggu di pulau. Keenam wisatawan itu menyelam dengan membagi regu. You Shi Jie bergabung dengan Xu Jun, dan Che Yin Xing.

Sedangkan Tan Xuz, bersama Wan Bing Yang, dan Tian Yu. Dua grup tersebut mulai menyelam sekitar pukul 13.30 WIB. Sekitar pukul 14.45 WIB, semua anggota regu pertama yakni You Shi Jie, Xu Jun, dan Che Yin Xing muncul ke permukaan air. Sementara itu, semua anggota grup kedua tidak muncul ke permukaan air. Tim yang lain menunggu dengan cemas.

Namun yang ditunggu tidak kunjung terlihat. You Shi Jie, Xu Jun, dan Che Yin Xing  mencoba mencari Tan Xuz, Wan Bing Yang, dan Tian Yu dengan menggunakan perahu kecil, namun tidak membuahkan hasil. Menjelang Magrib, mereka kemudian memutuskan kembali ke Pulau Sangiang dan melaporkan hilangnya tiga rekannya ke warga Sangiang. Meski demikian, warga tidak bisa melakukan pencarian karena hari sudah mulai gelap. Warga kemudian memutuskan melaporkan insiden itu ke Pos SAR Banten.

Esoknya sekitar pukul 07.00, tim SAR Banten bersama Lanal Banten dan Ditpolairud Polda Banten tiba di Pulau Sangiang dengan menggunakan KRI Tamposo dan melakukan pencarian di lokasi tempat hilangnya tiga warga Tiongkok, ditemani oleh dua rekan mereka. “Pada Senin pagi sudah dilakukan pencarian dengan membawa dua rekan korban yang hilang untuk menunjukkan titik penyelaman,” kata Kepala Basarnas Banten Zaenal Arifin, Senin (4/11).

Zaenal Arifin mengatakan, hilangnya tiga wisatawan mancanegara tersebut diduga kuat terseret arus bawah laut. Saat ini, arus bawah laut di Perairan Sangiang memang sedang kencang. Sayang, pencarian tidak membuahkan hasil.Kata Zaenal, setelah menunjukkan titik penyelaman, wisawatan yang berhasil ke darat dibawa diseberangkan dari Pulau Sangiang menuju Pelabuhan Merak menggunakan Kapal Tamposo milik Lanal Banten.

Sekitar pukul 11.00 WIB, empat wisatawan Tiongkok tiba di Dermaga II Pelabuhan Merak. Kemudian, para wisawatan tersebut mendapat perawatan dari Basarnas di Posko Basarnas Pelabuhan Merak. Selang beberapa menit, empat wisatawan tersebut dibawa mobil ke Jakarta.

Enam wisatawan yang menyelam di Perairan Sangiang tersebut, kata Zaenal, merupakan penyelam profesional yang sudah bersertifikat. Bahkan, sebelumnya juga pernah menyelam juga di Perairan Sangiang. “Itu bukan penyelam yang baru menyelam, sudah profesional,” ungkapnya.

Dalam pencarian, kata Zaenal, pihaknya juga menerjunkan penyelam dan beberapa kapal termasuk dari Lanal Banten dan Ditpolairud Polda Banten. “Kita Basarnas Banten menerjunkan Kapal Kaisar Drupada dan RIP 02. Dibantu Kapal Tamposo dari Lanal Banten, Kapal C3 dari Ditpolairud Polda Banten, Kapal Basudewa dan RIP 02 dari Basarnas Lampung,” urainya.

Direktur Polairud Polda Banten Kombes Pol Nunung Syaifuddin mengatakan, pihaknya bersama Lanal Banten dan Basarnas Banten menerjunkan 12 personil untuk melakukan penyelaman. Selain itu, pihaknya juga menggunakan drone bawah laut untuk mencari tiga korban yang masih dinyatakan hilang.

“Pencarian dengan drone, bisa mencapai kedalaman sekitar 300 meter,” ucapnya.Nunung menduga, korban yang hilang diperkirakan masih di sekitar Perairan Sangiang. “Kita masih terus melakukan pencarian,” katanya saat ditemui di Pelabuhan Merak, kemarin. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook