Sempat Disimpan di Rumah, Warga Merak Serahkan Mortir Aktif

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 06 November 2019 - 10:27:48 WIB   |  dibaca: 65 kali
Sempat Disimpan di Rumah, Warga Merak Serahkan Mortir Aktif

BERBAHAYA: Kapolsek Pulomerak, Kompol Supandriatna bersama anggotaya dan TNI menunjukkan mortir temuan warga di Kelurahan Mekarasari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Selasa (5/11).

CILEGON, BANTEN RAYA - Ahmadi (37), warga  RT 02/05, Lingkungan Langon, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak melaporkan penemuan mortir aktif ke Polsek Pulomerak, Senin (4/11) siang.Bahan peledak itu sebelumnya disimpan Ahmadi di rumah sehari setelah ditemukan saat sedang pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kali Langon.

Kapolsek Pulomerak, Kompol Supandriatna mengatakan, warga yang menemukan mortir aktif itu sempat menyimpan di rumahnya.Setelah bercerita dengan tetangganya, kata kapolsek, ada yang menyarankan agar penemuan benda tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian karena dianggap berbahaya.“Baru esoknya setelah penemuan, Pak Ahmadi lapor ke kita. Anggota Polsek Pulomerak turun ke lapangan mengecek kebenaran penemuan yang diduga mortir. Setelah ke lapangan, benar adanya sebuah mortir yang kami duga masih aktif,” kata Supandriatna, Selasa (5/11).

Supandriatna menjelaskan, setelah melihat adanya mortir yang diduga masih aktif, pihaknya melaporkannya ke Gegana Polda Banten. Selanjutnya, tim Gegana Polda Banten datang ke loksi untuk mengamankan benda berbahaya tersebut. “Kami laporkan ke Gegana, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.

Lokasi penemuan tersebut, kata Supandriatna, berada di lokasi proyek normalisasi Kali Langon, Lingkungan Langon, Kelurahan Mekarasari. “Penemuannya di dekat proyek pembangunan TPT Kali Langon. Saat ini sudah diamankan Gegana,” ungkapnya, kemarin siang.

Ia menambahkan, setelah penemuan benda mortir tersebut, pihaknya juga melakukan sterilisasi tempat penemuan mortir. Petugas juga memeriksa lokasi sekitar penemuan mortir tersebut guna memastikan tidak adanya mortir lagi di sekitar proyek TPT Kali Langon. “Belum diketahui secara pasti mortir dari kapan, apakah peninggalan zaman dulu. Mortirnya sudah di bawa Gegana untuk diamankan,” jelasnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook