Bandel, Sopir Angkot Diusir Lagi

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Rabu, 06 November 2019 - 10:37:26 WIB   |  dibaca: 42 kali
Bandel, Sopir Angkot Diusir Lagi

DIUSIR PETUGAS DISHUB: Anggota Dishub Lebak mengusir angkot yang mangkal dan mengakibatkan kemacetan di Jalan RT Hardiwinangun, Selasa (5/11).

LEBAK, BANTEN RAYA- Sejumlah sopir angkutan kota (angkota) dinilai membandel, karena tidak mematuhi perintah untuk meninggalkan jalan di RT Haridiwinangun dan di sekitar pintu perlintasan kerata api (KA) Pasar Rangkasbitung. Kesal dengan kondisi itu, anggota Dinas Perhubungan (Disbub) Lebak, kemarin sekitar puku 07/00 langsung mengusir sopir angkot tersebut.

Plt Kepala Seksi Pengawasan dan Ketertiban pada Dishub Lebak Cepi kepada Banten Raya membenarkan bila anggotanya telah mengusir sejumlah angkot yang kembali mangkal di Jalan RT Hardiwinangun, serta di sekitar pintu perlintasan KA Pasar Rangkasbitung.

“Dari hasil pengamatan kami, penyebab kemacetan di Jalan RT Hardiwinangun dan dipintu perlintasan KA Pasar Rangkasbitung, salah satunya akibat angkot yang mangkal di lokasi tersebut. Untuk itu, tadi pagi (kemarin) saat sejumlah angkot kedapatan mangkal di RT Hardiwinangun dan di sekitar pintu perlintasan KA, langsung diusir anggota kami,” ujar Cepi, kemarin.

Ditambahkannya, setiap hari anggotanya rutin melakukan penjagaan di jalan tersebut, namun selama penjagaan dilakukan tidak ada satu pun angkot yang mangkal dan mengakibatkan kemacetan. Namun saat anggotanya mendapatkan tugas lain, serta harus meninggalkan RT Hardiwinangun, maka selalu saja sejumlah angkot kembali mangkal dan mengakibatkan kemacetan. “Namun demikian, mulai hari ini (kemarin), meski ada tugas lain bagi anggotanya, namun untuk RT Hardiwinangun, harus tetap dijaga anggota yang lain,” tegasnya.

Kepala Dishub Lebak Sumardi mengatakan, tingkat kesadaran sebagian sopir angkot di Lebak masih kurang, sehingga meski beberapa kali diberi tindakan maupun sanksi tegas, tetap saja mengulangi kesalahannya.

Namun agar tingkat kesadaran para sopir angkot semakin meningkat, maka pihaknya akan terus berupaya mememberikan pemahaman maupun tindakan tegas.'Yang jelas kami akan terus menindak tegas sopir angkot yang membandel. Sebab bila tetap dibiarkan, maka dampaknya akan mengakibatkan kemacetan,” tegas Sumardi. (hudaya/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook