Warga Ancam Duduki PT PPP

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Rabu, 06 November 2019 - 10:41:28 WIB   |  dibaca: 36 kali
Warga Ancam Duduki PT PPP

BELUM LUNAS: Pengendara motor melitas di depan lahan milik PT Pesona Panca Prima di Desa Margajaya, Kecamatan Cimarga, Selasa (5/11).

LEBAK, BANTEN RAYA- Warga Desa Margajaya, Kecamatan Cimarga mengancam akan menduduki lahan PT Pesona Panca Prima (PPP) selaku investor bidang properti. Luas area lahan PT PPP sesuai izin lokasi sekitar 10-12 hektare yang lokasinya berada di dua wilayah yakni Desa Margajaya, Kecamatan Cimarga; dan Desa Kalanganyar, Kecamatan Kalanyanyar."Kami selaku pemilik tanah siap duduki lahan PT P3. Soalnya selalu ingkar janji soal pembayaran tanah," kata Romli, warga Cimarga yang merasa dirugikan oleh PT PPP, Selasa (5/11).

Romli menjelaskan, manajemen PT PPP menjanjikan pembayaran akan dilunasi pada Mei lalu. Kemudian minta waktu hingga bulan Juni dan Juli. "Sejak itu sampai sekarang gak ada kabarnya lagi. Padahal kami sudah menyatakan kesediaan melepas, namun karena janji melulu maka tidak menutup kemungkinan tanah yang tadinya dilepas akan kami ambil kembali," katanya.

Romli menegaskan, puluhan warga lain juga akan kembali mengambil haknya lantaran menilai pihak perusahaan tidak memiliki itikad baik. "Kami beri tenggat waktu jika dalam bulan ini tidak ada kepastian, maka kami akan pasang patok. Sebagai tanda tidak jadi dijual," katanya.

Romli menuturkan bahwa dalam waktu dekat ini dirinya akan membuat berita acara baru soal tenggat waktu pelunasan pembayaran. Isinya meminta kepastian waktu karena sudah terlalu lama menunggu. "Jika dalam waktu tertentu tak bisa melunasi maka kaitan jual beli sebelumnya dinyatakan gugur. Sebab kami merasa dirugikan dan meminta perusahaan segera lakukan pembayaran," katanya.

Warga lainnya, Solehudin mengaku, sudah beberapa kali menagih sisa pembayaran kepada pihak manajemen perusahaan. "Selain di kantor sini, saya juga sampai menagih ke rumahnya. Bilangnya sih siap bertanggungjawab, tapi kan kami juga butuh kepastian dan harga tanah kalau makin ke sini ya harusnya naik juga kan," katanya.

Terpisah, Perwakilan PT PPP Rasid membenarkan bahwa belum semua pemilik lahan mendapatkan pembayaran lunas. "Tapi terkait hal itu kami siap bertanggungjawab dan segera melakukan pembayaran. Namun kami minta waktu lagi untuk dapat melunasi semua," katanya. (purnama/rahmat)
 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook