Anggaran untuk PON Sedang Digodok

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Rabu, 06 November 2019 - 11:22:48 WIB   |  dibaca: 18 kali
Anggaran untuk PON Sedang Digodok

PRESTASI: Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy bersalaman dengan atlet beberapa waktu saat acara pelepasan Popnas di kawasan KP3B, beberapa waktu lalu.

SERANG, BANTEN RAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah menyiapkan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan untuk kontingen Banten yang akan berlaga di PON papua 2020 mendatang. Saat ini anggaran 2020 sedang dibahas di dewan dan pemerintah Banten mendukung Banten cemerlang di Papua tahun depan.

Untuk tahun 2020 mendatang KONI Banten membutuhkan dana kisaran Rp 122 miliar untuk berbagai kebutuhan seperti pembinaan keolahragaan, Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON, mengikuti PON Papua, serta kegiatan lainnya yang telah menjadi agenda rutin.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy  menuturkan soal dana hibah tahun 2020 untuk KONI Banten guna PON Papua pihaknya sudah menyiapkan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan. “Soal anggaran 2020, saat ini sedang dibahas di dewan. Yang jelas, kita sudah mempersiapakannya. Yang menjadi catatan, jangan sampai kita sudah menyiapkan anggaran, akan tetapi Banten hanya jadi pemanis di PON XX. Banten harus bisa menunjukan pretasi terbaiknya,” katanya.

Ia menambahkan jika dana untuk PON terealisasi ia menginginkan prestasi Banten di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua, bisa lebih baik lagi dari PON sebelumnya. Kontingen Banten diharapkan bisa finis pada posisi sepuluh besar pada ajang olahraga terbesar di tanah air itu.

Diketahui, pada PON XVIII 2012 di Riau, Banten finis di posisi ke-21 dengan memperoleh empat emas, delapan perak dan 18 perunggu. Kemudian di PON XIX 2016 di Jawa Barat, Banten naik peringkat di posisi ke-13, dengan mengoleksi 11 emas, 10 perak dan 26 perunggu.“Prestasi Banten pada PON XX 2020 Papua harus lebih baik lagi dari prestasi di PON-PON sebelumnya. Maka, persiapannya harus lebih matang,” katanya.

Pihaknya menargetkan, Banten tidak boleh keluar dari posisi sepuluh besar pada perhelatan PON Papua tahun depan. “Kalau ditarget juara umum, tentu kita melihat persaingannya cukup berat, karena harus berhadapan dengan provinsi-provinsi besar, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat dan provinsi lainnya. Setidaknya Banten bisa memperbaiki prestasinya, minimal tidak keluar dari peringkat sepuluh besar,” tutur Andika.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo mengatakan, berharap pihak terkait untuk menyetujui anggaran untuk tahun 2020 kisaran Rp 122 miliar untuk berbagai kebutuhan seperti pembinaan keolahragaan, Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON, mengikuti PON Papua, serta kegiatan lainnya yang telah menjadi agenda rutin. “Harapannya, tentu apa yang sudah kita ajukan bisa menjadi perhatian dari pemerintah, karena kita juga akan mengejar untuk memperbaiki rangking,” ujarnya. (basyar/hendra)  
 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook