Walikota: Penetapan 11 Pejabat Baru Fair

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 06 November 2019 - 13:18:26 WIB   |  dibaca: 179 kali
Walikota: Penetapan 11 Pejabat Baru Fair

SERANG, BANTEN RAYA- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menekankan kepada 11 kepala OPD (organisasi perangkat daerah) yang baru dilantik untuk dapat menghemat pengeluaran anggaran dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Serang.

Pesan itu disampaikan Walikota Serang Syafrudin usai melantik 11 pejabat eselon II tinggi pratama hasil dari open bidding (lelang jabatan terbuka), di Halaman Setda Pemkot Serang, Puspemkot Serang, Kawasan Kota Serang Baru (KKSB), Kota Serang, Senin (5/8).

Sebelas kepala OPD baru itu yakni Ikbal menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang, Moh Ma’mun Chudari sebagai Sekretaris DPRD Kota Serang, Yudi Suryadi menjabat Kepala Inspektorat, Wahyu Nurjamil diamanahi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD), Iwan Sunardi menjabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP), Ritadi B Muhsinun menjabat Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Wachyu Budhi Kristiawan amanahi Kepala Badan

Pengembangan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Wasis Dewanto ditetapkan sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), Kusna Ramdani menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Imam Rana Hardiana sebagai Staf Ahli Walikota Serang Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Rakyat, dan Warso Hari Pamungkas menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo).

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, pelantikan 11 kepala OPD yang baru dilantik itu fair dan berdasarkan hasil kompetensi yang diseleksi oleh tim panitia seleksi (pansel). Dirinya mengaku kesulitan untuk menetapkan satu nama terbaik dari tiga nama pejabat yang masuk tiga besar.

“Pelantikan 11 pejabat tinggi pratama ini berdasarkan hasil pansel dan seleksi yang benar-benar fair. Tidak ada titipan baik dari pak wakil atau pun dari saya. Ini sebenarnya pilihan yang sulit. Dari tiga pejabat yang masuk tiga besar ini bagus. Akan tetapi kalau kita pilih tiga-tiganya tidak mungkin, karena harus memilih satu. Dan ini yang sekarang dilantik ini 11 orang terbaik dari yang terbaik,” kata Syafrudin, kepada Banten Raya, usai pelantikan.

Karenanya, Syafrudin meminta kepada 11 pejabat eselon II untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Pasalnya, jabatan yang disandang merupakan amanah pimpinan dan juga amanah masyarakat Kota Serang. “Jadi setelah dilantik pada hari ini harus bekerja dengan baik, dan punya inovasi untuk kepentingan semua masyarakat Kota Serang,” harap dia.  

Ia juga menekankan kepada 11 pejabat eselon II yang baru dilantik untuk dapat menghemat pengeluaran anggaran pemerintah daerah seperti rapat di luar kota dan perjalanan dinar keluar kota. Karena itu dapat menghamburkan anggaran daerah yang besar.

“Saya kira sebaiknya rapat-rapat di dalam kota saja, disamping PAD-nya juga masuk ke kota, penghematan waktu, penghematan tenaga dan lain sebagainya. Jadi kalau rapat di luar kota itu penghamburan namanya.  PADnya juga tidak masuk ke kita,” ujarnya.

Syafrudin pun mengaku telah mengeluarkan surat edaran kaitannya penghematan anggaran pemerintah daerah Kota Serang. “Oh sudah. Sudah ada. Waktu itu dalam rangka menyusun KUA PPAS kemarin. Kami mengimbau melalui surat untuk tidak mengadakan rapat di luar kota,” tegasnya.

Sedangkan, terkait peningkatan PAD Kota Serang, lanjut dia, peningkatan itu diprioritaskan kepada Badan Pengembangan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Karena selama ini pihaknya belum melihat gebrakan untuk peningkatan PAD. “Mudah-mudahan setelah dilantik ini, kepercayaan dirinya sudah luar biasa dan bisa memberikan inovasi agar dapat meningkatkan PAD,” harap Syafrudin.

Masih di lokasi yang sama, Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin mengaku dirinya pun sepakat dengan apa yang disampaikan Walikota Serang Syafrudin. “Cuma mungkin lebih ke nitip saja, kepada seluruh eselon II yang baru saja dilantik, agar segera membangun sinergi terutama dengan provinsi dan pusat. Insha Allah kalau sinergi sudah terbangun mudah-mudahan Kota Serang juga bisa setara dengan kabupaten kota lain,” ujar Subadri.

Menanggapi hal ini, Kepala BPKAD Kota Serang Wachyu Budhi Kristiawan, berjanji akan berupaya secara optimal untuk menggenjot PAD Kota Serang dari semua jenis retribusi mulai dari retribusi parkir, pasar, persampahan, dan lain-lain. “Iya, kami akan berupaya keras soal itu. Terutama pendapatan retribusi yang harus digenjot, karena pencapaiannya masih jauh dari target,” janjinya.

Ketika ditanya terkait strategi apa saja untuk dapat meningkatkan PAD retribusi? Wachyu menegaskan bahwa untuk strategi pihaknya menyerahkan kepada masing-masing OPD. “Itu wilayahnya OPD masing-masing. Kami cuma mendorong saja,” ujar dia. (Adv)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook