183 Napi Jalani Tes HIV

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Kamis, 07 November 2019 - 10:57:39 WIB   |  dibaca: 14 kali
183 Napi Jalani Tes HIV

DIPERIKSA: Salah seorang napi menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter, di Aula Rutan Klas II B Rangkasbitung, Rabu (6/11).

LEBAK, BANTEN RAYA- Sebanyak 183 narapidana (napi) Rumah Tahanan Negara Klas IIB Rangkasbitung menjalani tes HIV, Aids dan sifillis. Tes HIV dan Aids diselenggarakan Rutan Klas II B Rangkasbitung bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak.

"Kegiatan ini (tes HIV, Aids dan sifillis) sebagai bentuk perwujudan untuk memberikan layanan kesehatan bagi warga binaan, sekaligus untuk mendeteksi dini terkait bahaya HIV, Aids dan penyakit sifillis," kata Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Klas II B Rangkasbitung Dede Ukmartalaksana kepada Banten Raya, Rabu (6/11).

Lebih lanjut Dede mengapresiasi seluruh tim medis yang secara sukarela bersedia hadir melakukan serangkaian pemeriksaan WPB. Semoga kerjasama yang sudah terbangun dengan baik dapat ditingkatkan."Untuk memberikan layanan kesehatan lainnya kepada warga binaan. Kami juga bersama dokter di sini akan terus memonitor dan semoga tidak ada warga binaan terjangkit penyakit berbahaya dan menular," katanya.

Kasubsi Yantah Tim medis Rutan Rangkasbitung dr Nurcholida mengatakan, kegiatan ini merupkan implementasi program menuju Indonesia sehat. "Terutama di Rutan Rangkasbitung kita ingin pastikan semua WBP di sini mendapatkan layanan kesehatan. Survey HIV, Aids dan sifillis ini merupakan metode kesehatan yang berfungsi sebagai deteksi dini," katanya.

Nurcholida menambahkan bahwa melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga binaan sebagai bentuk antisipasi sejak dini. "Kita melakukan deteksi kesehatan sejak dini. Jangan sampai terjangkit, kita mulai pola hidup sehat utuk masa depan kita dan generasi kita selanjutnya," katanya.

Sementara itu, Koordinator Tim Kesehatan Rutan Klas II B Rangkasbitung Bd Leni menuturkan, kegiatan pelayanan kesehatan terselenggara berkat sinergi program dinkes dengan Rutan Rangkasbitung. "Jika biasanya kita menggelar VCT mobile di sini, saat ini kita gelar zero survei deteksi dini HIV Aids dan sifillis. Kegiatan ini adalah sinergi lanjutan program kita dalam memastikan dan memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat dan khususnya WBP Rutan Rangkasbitung," katanya.

Salah satu warga binaan berinisial LHD menyambut baik pelayanan kesehatan terhadap semua narapidana. "Ini kan untuk kebaikan semuanya agar jangan sampai di lingkungan Rutan terkena penyakit menular. Apalagi HIV dan Aids itu kan penyakit mematikan, sehingga sekali pun awalnya merasa deg-degan, namun kami berantusias untuk menjalani pemeriksaan," katanya. (purnama/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook