Kesadaran Pengandara Masih Rendah

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Kamis, 07 November 2019 - 11:05:49 WIB   |  dibaca: 19 kali
Kesadaran Pengandara Masih Rendah

BERBAHAYA: Beberapa pengendara sepeda motor menerobos pintu perlintasan KA di Tirtayasa yang telah ditutup petugas, kemarin. Mereka tidak menyadari bila tindakan tersebut berbahaya bagi dirinya dan orang lain.

LEBAK, BANTEN RAYA- Kesadaran pengendara di Kabupaten Lebak saat berlalu lintas dinilai masih rendah. Hal itu dibuktikan ketika razia kerap digelar aparat Satuan Lalu Lintas Polres Lebak di sejumlah titik di Lebak, masih banyak pengendara yang kedapatan melanggar dan akhirnya menerima sanksi tilang. Belum lagi pelanggaran yang disengaja lainnya, seperti tidak mengindahkan rambu-rambu lalu lintas di jalan raya.

Pengamat lalu lintas Kabupaten Lebak Oji Santani kepada Banten Raya mengatakan, dari hasil pengamatannya masih banyak yang melakukan pelanggaran disengaja maupun tidak disengaja. Pengendara yang tingkat kesadaran berlalulintasnya masih rendah bukan hanya kalangan remaja, tetapi banyak pula kalangan dewasa.“Padahal bila tingkat kesadaran itu semakin tinggi, maka saya yakin kasus kecalakaan maupun sanksi tilang tidak akan banyak dialamai para pengendara,” ujar Oji, kemarin.

Menurutnya, selain pelanggaran berupa administrasi, seperti tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM), serta tidak membawa STNK saat berkendaraan, masih banyak pula pengendara di Lebak, khususnya penunggang roda dua (motor) yang kurang memperhatikan keselamatan jiwanya. Hal itu bisa dibuktikan di sejumlah perlintasan kerata api, dimana saat kereta api akan melintas, serta pintu perlintasan sudah ditutup petugas, tetap saja masih banyak diterobos.

“Hal-hal yang seperti ini memang dinilai sepele. Tetapi bila pengendara menyedarinya, maka akibat dari kurangnya disiplin saat berkendara maka bisa fatal bagi jiwanya sendiri,” katanya, seraya berharap agar pihak Satuan Lalu Lintas Polres Lebak tidak bosan-bosan mengimbau masyarakat agar berlalu lintas dengan baik.

Menanggapi hal itu, Kepala Unit Laka Lantas Polres Lebak Iptu Subara menegaskan, untuk mencegah terjadinya kecelakaan maupun pelanggaran lalu lintas, pihaknya rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Mulai dari kalangan pelajar, tukang ojeg motor, hingga para sopir angkot. Hal itu masih terus dilakukan karena hingga saat ini diakuinya masih banyak pengendara yang tidak disiplin dalam berlalulintas di jalan raya.

“Kami akan berupaya keras agar masyarakat Kabupaten Lebak, khususnya para pengendara di jalan raya bisa menjadi pengendara yang baik, serta pengendara yang memiliki kesadaran yang tinggi mengikuti aturan lalu lintas,” kata Iptu Subara. (hudaya/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook