YPI Teken MoU dengan Sekolah Internasional Thailand

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 07 November 2019 - 11:36:22 WIB   |  dibaca: 192 kali
YPI Teken MoU dengan Sekolah Internasional Thailand

MoU: Suasana penandatanganan nota kesepahaman antara YPI dengan Mattahayom Watnairong School, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA- Yayasan Pendidikan Informatika (YPI) Serang melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Mattahayom Watnairong School sekolah bertaraf internasional di Thailand, Rabu (6/11).

Menurut Kepala Bidang Kerjasama dan Hubungan Internasional, Yayasan Pendidikan Informatika, Nurul Fariq, isi nota kesepahaman ini merupakan kesepakatan bersama yang sudah dibahas oleh kedua belah pihak sejak Tahun 2017 silam.

Ia mengaku, isi nota kesepahaman tersebut merupakan kerjasama yang saling menguntungkan kedua belah pihak dan tidak berat dilaksanakan. Adapun isi nota kesepahaman tersebut diantaranya adalah pertukaran pelajar dan guru antara peserta didik YPI dengan Mattahayom Watnairong School.

"Pertukaran guru untuk memenuhi kebutuhan Mattahayom Watnairong School untuk menciptakan Indonesia Corner. di Mattahayom Watnairong School sudah ada Inggris Corner, Jepang Corner, namun belum ada Indonesia Corner," kata Fariq.

Ia menjelaskan, Indonesia Corner nantinya akan menyediakan sejumlah informasi dan pendidikan terkait dengan kurikulum pendidikan di Indonesia, informasi mengenai kuliner, budaya dan seni yang berada di Indonesia dan juga belajar bahasa Indonesia," ungkapnya.

Begitu juga sebaliknya, lanjut Fariq, YPI juga akan menyediakan ruangan untuk membangun Thailand Corner. Ke depan YPI akan mengirim guru bahasa Indonesia ke Mattahayom Watnairong School, begitu juga sebaliknya."Untuk berapa lama nanti akan dibahas dikemudian hari. Namun yang jelas kami membiayai sendiri program tersebut," ujarnya.

Kemudian, kata Fariq, dalam isi nota kesepahaman tersebut adanya pertukaran budaya. Dalam item ini, YPI mendapatkan dukungan dari Dinas Pariwisata Provinsi Banten, khususnya bantuan yang memang tidak dimiliki oleh YPI."Terakhir isi nota kesepahaman tersebut adalah pertukaran bahasa. Adapun masa nota kesepahaman ini hanya lima tahun, dan lima tahun kemudian akan disesuaikan dengan kebutuhan," tegasnya.

Terpisah, Ketua YPI, Mulya R. Racmatoellah mengatakan, sebagai insan pembelajar baik kita sebagai guru dan siswa teruslah mengembangkan potensi yang dimiliki untuk kemaslahatan hidup baik untuk diri, keluarga dan negara bahkan seluruh umat manusia."Dan lebih jauh lagi ikut berperan aktif peduli terhadap persoalan kemanusiaan di tingkat asean dan juga ikut memelihara dinamika budaya antar negara serta saling menghormati dan bersinergi dalam hal pembangunan manusia," katanya.

Dalam kesmepatan itu, Mulya juga menyampaikan salam kepada delegasi sekolah Mathayom Watnairong Thailand, karena belum sempat untuk menyambut secara langsung karena ada perjalanan bisnis ke Rusia."Sebenarnya saya sudah merencanakan kedua acara penting, yaitu perjalanan bisnis saya ke Rusia dengan penerimaan delegasi Sekolah Matthayom agar tidak bentrok.

Namun karena ada sesuatu hal perjalanan bisnis kami diundur sampai keberangkatannya di Tanggal 1 Nopember. Karena itu saya pribadi dan sebagai chairman Sekolah Informatika menyampaikan permohonan maaf, tidak bisa secara langsung menyambut kedatangan delegasi dari Sekolah Matthayom," ujarnya."Tapi tidak mengurangi semangat dan keakraban untuk terus mempererat hubungan antar kedua institusi, terlebih berseinergi di kancah internasional maupun regional di era revolusi industri 4.0 dan 5.0," imbuhnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook