Waspada Akun Facebook Wakil Walikota Palsu

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 07 November 2019 - 12:17:41 WIB   |  dibaca: 38 kali
Waspada Akun Facebook Wakil Walikota  Palsu

AKUN PALSU: Kepala Diskominfo Kota Serang W Hari Pamungkas menunjukkan akun palsu Facebook bernama Subadri Usuludin di Bale Sandimaya, di kantor Diskominfo Kota Serang, Rabu (6/11).

SERANG, BANTEN RAYA- Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin memperingatkan masyarakat agar tidak tertipu dengan akun Subadri Usuludin yang merupakan akun palsu. Ia memperingatkan masyarakat agar hati-hati karena pemilik akun meminta dikirimi pulsa melalui pesan inbox.

“Saya imbau kepada seluruh masyarakat Kota Serang dan sekitarnya, harap berhati-hati dengan akun Facebook yang menyerupai akun resmi saya Subadri Usuludin,” tulis Subadri melalui akun Instagram resmi miliknya dengan nama SubadriUshuludinOfficial pada Rabu (6/11) sekitar pukul 12.00.

Subadri mengatakan bahwa akun pribadinya yang resmi tidak pernah meminta-minta uang tunai, pulsa, maupun yang lainnya. Ia mengaku sudah memerintahkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang untuk menyelidiki kasus ini. Bahkan bila memungkinkan memblokir akun palsu tersebut."Mohon doa dan dukungannya agar tidak ada lagi kejadian seperti ini yang merugikan saya pribadi dan masyarakat," katanya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Serang W Hari Pamungkas mengatakan bahwa berdasarkan penelusuran terdapat empat akun dengan nama Subadri Usuludin di Facebook. Dari jumlah itu, satu yang merupakan akun palsu (fake account).

Usaha penipuan dengan menggunakan akun dengan nama dan foto Subadri Usuludin ini merupakan yang kedua kali terjadi. Sebelumnya, pemilik akun meminta uang melalui pesan di kotak masuk Facebook.“Untuk akun Pak Wakil kali kedua ada yang menggunakan fake account,” kata Hari.

Menindaklanjuti aduan Wakil Walikota Serang, Hari mengatakan melalui akun resmi Pemerintah Kota (Pemkot) Serang sudah dilayangkan peringatkan kepada pemilik akun agar selama 3 kali 24 jam untuk memgembalikan nama akun dengan menggunakan nama sendiri.

Apabila tidak merespons, maka akan dilaporkan kepada Facebook. Lalu, bila pemilik akun tersebut merugikan pihak lain, misalkan meipu dengan cara meminta pulsa, maka akan akan dituntut secara hukum.“Akun ini tidak menghack akun resmi Pak Wakil tetapi mengubah profil pengguna miliknya dengan profil Pak Wakil. Motifnya apa melakukan itu lagi digali apa,” katanya.

Hari mengatakan bahwa sesungguhnya mudah bagi masyarakat yang ingin tahu mana akun resmi dan mana akun palsu. Tanda sebuah akun merupakan akun resmi adalah ketika di akun tersebut terdapat tanda centang official. Tanda ini diberikan langsung oleh manajemen Facebook dan Instagram.“Kami sudah daftarkan akun resmi Pak Wakil,” katanya.

Aldi, salah seorang ajudan Subadri Usuludin mengatakan bahwa dengan adanya akun palsu itu wakil walikota berang karena itu memerintahkan Diskominfo Kota Serang agar segera menyelesaikan masalah ini. Sampai saat ini akun tersebut berkomunikasi dengan calon korbannya dengan menggunakan pesan di kotak masuk dan meminta dikirimi pulsa. Meski demikian, sampai saat ini belum ada yang mengadukan terkena tipu akun tersebut. (tohir/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook