Hadiah Sayembara WNA Hilang Jadi Rp1,5 Miliar

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 07 November 2019 - 13:41:06 WIB   |  dibaca: 72 kali
Hadiah Sayembara WNA Hilang Jadi Rp1,5 Miliar

TOTALITAS : Tim Basarnas dibantu Lanal Banten, Korps Marinir, Ditpolairud Polda Banten, dan nelayan, melakukan pencarian tiga warga negara asing (WNA) yang hilang saat melakukan penyelaman di Perairan Sangiang, Rabu (6/11).

CILEGON, BANTEN RAYA - Hadiah sayembara pencarian tiga warga negara asing (WNA) yang hilang di Perairan Pulau Sangiang, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang naik jadi Rp1,5 miliar dari sebelumnya Rp750 juta. Hal itu seiring dengan sikap keluarga Wan Bing Yang yang juga menjanjikan hadiah bagi yang menemukan Wan Bing Yang.

Sebelumnya, sayembara hanya dikeluarkan oleh keluarga Tian Yu yang menjanjikan akan memberikan USD50.000 bagi siapa yang menemukan Tian Yu. Seperti diketahui, ada tiga WNA yang hilang di perairan Sangiang saat menyelam, Minggu (3/11) lalu. Mereka adalah Tian Yui, Wan Bing Yang, dan Tan Xuz Tao.

Sementara itu, Kepala Basarnas Banten Zaenal Arifin mengatakan, pencarian tiga WNA yang hilang belum membuahkan hasil. Hari keempat pencarian, penyisiran perairan dilakukan hingga sekitar Pulau Panaitan, Kabupaten Pandeglang.“Belum ada tanda-tanda penemuan,” kata Zaenal ditemui di Posko Basarnas Pelabuhan Merak.

Dikatakan Zaenal, pencarian dihentikan sore hari pukul 17.15 WIB karena sudah tidak efektif lagi. Pencarian dilakukan kembali keesokan harinya pukul 06.00 WIB. “Pencarian saat ini dengan 11 kapal dan tiga helikopter. Pencarian dengan penyelaman pagi hari jam 06.00 hingga pukul 09.00 WIB, pencarian juga dilakukan dari atas laut menggunakan heli, dan permukaan laut dengan kapal. Kita juga menggunakan dua kapal nelayan. Penyelaman dan drone mencari hingga kedalaman 30 meter,” terangnya.

Ia juga mengimbau kepada nelayan yang biasa beraktivitas di sekitar Perairan Sangiang untuk melihat kondisi sekitar. Ia tak menganjurkan nelayan untuk fokus melakukan pencarian, namun tetap memerhatikan lokasi sekitar.

“Kalau memang nelayan biasa nyari ikan di sekitar situ ya silakan nyari ikan saja, tapi sambil lihat-lihat sekitar ya. Jangan tujuan utamanya mencari orang yang hilang karena ada sayembara, tujuan utamanya tetap mencari ikan saja, mencari orang sambilan saja. Kita hanya mengimbau nelayan tidak melaut, itu hak mereka mencari nafkah, tapi,” imbaunya.

Zaenal menjelaskan, kemungkinan tiga orang yang hilang tersebut bisa saja masih di dasar laut karena saat menyelam juga membawa tabung oksigen yang berat, namun jika floating sudah dikembangkan harusnya sudah muncul di permukaan. Ia masih terus akan melakukan pencarian. “Kita terus berupaya mencari tiga orang yang hilang itu. Meski di perairan selatan Pulau Sangiang ketinggian geolmbang 2,5 meter juga menjadi kendala, arah angin dan gelombang mengarah ke selatan,” ungkapnya.

Kerabat korban, Jamie mengatakan, bagi yang bisa menemukan Tian Yui diganjar Rp 750 juta, begitu juga yang menemukan Wan Bing Yang. Namun, untuk pihak keluarga Tan Xuz Tao belum memberikan konfirmasi terkait reward. Ia berharap, tiga rekannya bisa segera ditemukan. “Yang hilang tiga orang, yang mau ngasih sayembara baru dua orang. Ini Wan Bing Yang mau kasih Rp 750 juta, sama seperti kemarin Tian Yu juga Rp 750 juta,” kata perempuan yang masih terbata-bata dalam berbahasa Indonesia saat ditemui di Pelabuhan Merak. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook