Dindikbud Data Kebudayaan Lebak

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Jumat, 08 November 2019 - 11:04:22 WIB   |  dibaca: 19 kali
Dindikbud Data Kebudayaan Lebak

DISKUSI: Kepala UPT Museum Multatuli Ubaidilah Muchtar membuka acara diskusi kemajuan kebudayaan di Wisma Sugri, Rangkasbitung, Kamis (7/11).

LEBAK, BANTEN RAYA- Bidang Cagar Budaya dan Museum pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lebak tengah fokus melakukan pendataan 10 objek kemajuan kebudayaan di Kabupaten Lebak.

Ke-10 obyek tersebut di antaranya manuskrip, bahasa, tradisi lisan, ritus adat istiadat, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni,permainan rakyat, olahraga tradisional dan cagar budaya."Pendataan atau pencatatan obyek kemajuan kebudayaan memasuki tahap diskusi, dengan melibatkan 40 peserta," kata Kepala UPT Museum Multatuli Ubaidilah Muchtar, di Wisma Sugri, Kamis (7/11).

Menurutnya, peserta diskusi berasal dari kalangan seniman dan budayawan. Dimana mereka mencatatkan karya pernah dibuat. "Karena kami memiliki keinginan yang kuat adanya penyempurnaan di objek kemajuan kebudayaan.

Pada tahun 2018 lalu telah berhasil mengumpulkan 246 objek, dan sekarang kita coba lagi mudah-mudahan nanti proses pendataan ini masuk ke proses selanjutnya yaitu pemanfaatan pembinaan kemudian ada proses perlindungan sesuai amanat dari undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan," katanya.

Lebih lanjut Ubai mengatakan, hasil akhirnya nanti bisa berupa dokumen pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah Lebak. Melalui pendokumentasian membuat dokumen pokok pikiran kebudayaan daerah (PPKD)," katanya.

Ubai mencontohkan, dokumen PPKD itu pada acara festival budaya seni Multatuli, festival Baduy, festival Sawarna. Kemudian ada seren tahun, seba Baduy dan masih banyak festival objek wisata lain di Kabupaten Lebak.

"Nilai adat tradisi di daerah-daerah yang itu banyak sekali. Setiap tahun ada penambahan objek dan berharap tahun 2019 ada penambahan objek pemajuan kebudayaan di Lebak yang berhasil kami sisir dari teman-teman komunitas pegiat, pelaku budaya. Jadi kami sedang mendatanya," katanya. (purnama/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook