Ditjen Pas Sokong Upaya Swasembada Pangan

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Jumat, 08 November 2019 - 11:18:01 WIB   |  dibaca: 17 kali
Ditjen Pas Sokong Upaya Swasembada Pangan

BUKA LAHAN: Dirjen Pas, Sri Puguh Budi Utami (tengah) saat pembukaan lahan jagung bagi WBP di Lapas Terbuka Kelas IIB Ciangir, Kabupaten Tangerang, Kamis (7/11).

KAB. TANGERANG, BANTEN RAYA - Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) RI turut mendukung program ketahanan pangan nasional dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat.

Sebagai bentuknya, sebanyak 225 Kilogram (Kg) benih jagung hibrida umum 2 varietas ditanam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Ciangir, Kabupaten Tangerang.Selain itu, Ditjen Pas juga membuka lahan pertanian seluas 15 hektare.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas), Sri Puguh Budi Utami mengatakan, pembudidayaan jagung ini akan dilakukan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Ciangir. "Pembudidayaan jagung ini untuk revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan WBP di lapas minimum security. Hasilnya juga untuk mereka," kata Sri Puguh kepada wartawan disela-sela penanaman jagung secara simbolis di Lapas Ciangir, Kamis (7/11).

Sri Puguh menjelaskan, jagung merupakan salah satu komoditas prioritas nasional, selain beras dan kedelai yang bisa dimanfaatkan oleh WBP untuk menggenjot produktivitasnya. "Luasnya lahan yang dimiliki Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, serta jumlah WBP yang besar, menjadi potensi tersendiri untuk bisa berpartisipasi dalam program ketahanan pangan nasional," sambungnya.

Melalui program pembinaan kemandirian ini, lanjut Sri, pihaknya berharap dapat memberikan kesejahteraan bagi WBP di masa depan saat mereka bebas dan kembali ke masyarakat. "Kami berharap, mereka akan menjadi SDM yang unggul. Kemudian, kondisi overcrowding yang ada, juga harus kita manfaatkan. Itu berarti, kita memiliki sumber daya yang besar. Ini peluang yang sangat baik," ungkapnya.

Menurut Sri Puguh, tidak hanya ada di Lapas Terbuka Kelas IIB Ciangir, budidaya jagung ini juga akan dilakukan di lapas lain, seperti Lapas Terbuka Kendal dan Lapas Terbuka Nusakambangan. "Di Lapas Terbuka Kendal sudah ada lahan seluas 15 hektare yang akan dibuka. Di Lapas Terbuka Nusakambangan, ada seluas 40 hektare lahan yang siap dibuka. Proses penanaman dilakukan waktu dekat," jelasnya.

Sri Puguh menambahkan, dalam menjaga ketahanan pangan, WBP akan diasumsikan sebagai petani yang dapat endorsement dinas pertanian. Sekaligus, sebagai upaya regenerasi petani di Indonesia. “Program ini juga dapat dikatakan sebagai regenerasi petani dimana saat ini jumlah petani muda menurun,” pungkasnya. (imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook