Di Curugsulanjana Dilarang Buang Sampah Sembarangan

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Jumat, 08 November 2019 - 12:18:59 WIB   |  dibaca: 108 kali
Di Curugsulanjana Dilarang Buang Sampah Sembarangan

GUNUNGSARI – Antusiasme warga RW 02, Kampung Baleber, Desa Curugsulanjana, Kecamatan Gunungsari, patut diapresiasi. Mereka mengubah lingkungan tempat tinggalnya menjadi berwarna. Spanduk larangan buang sampah sembarangan pun banyak dipasang.

Larangan membuang sampah sembarangan itu sudah dapat dijumpai saat tim 4 juri Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang memasuki Kampung Baleber, Kamis (7/11). Ada spanduk besar yang dipasang di atas kali. Isinya sungguh menggugah. Begini isi tulisannya, ‘Kalau Masih Membuang Sampah Sembarangan, Kita Putus’. Dan, masih banyak lagi tulisan-tulisan lain.

Di lingkungan warga, pengumuman ditulis di atas kain berukuran 40×40 sentimeter yang ditancapkan ke tanah. Namun, ada juga beberapa pengumuman yang ditempel di tembok rumah warga.

Di jalan lingkungan kampung itu, dengan konstruksi paving block, dihias dengan cat warna cerah. Motif sapuan catnya juga menarik. Lingkungan diperindah dengan pohon hias yang ditanam lewat media botol bekas.

Ketua RW 02, Kampung Baleber, Mabsuti mengatakan, pengecatan jalan itu sudah dilakukan sejak lama. “Ini semuanya (pengecatan-red) dilakukan oleh warga. Alhamdulillah, warga di sini kompak,” tegasnya.

Tim 4 yang juga mendatangi RT 08 RW 02, Kampung Kakulu, Desa Sukalaba, Kecamatan Gunungsari, mendapati bahwa perkampungan ini telah berbenah. Kegiatan gotong royong warga itu dilakukan sejak Agustus lalu.

“Warga bergotong royong membersihkan lingkungan masing-masing. Menata tanaman, merapikan pot bunga, dan mengecat jalan setapak,” kata Kepala Desa Sukalaba Jamjuri yang didampingi sekdes, staf desa Hendy, pendamping lokal desa (PLD) Kiki Rizqullah, dan staf lainnya.

Menurut Jamjuri, warganya telah lama menanti kedatangan tim juri. “Warga kami enggak sabar menanti kedatangan tim juri. Dulu, bersih benar. Warga semangat. Sekarang sedikit kendor,” lanjut Jamjuri.

Namun, Jamjuri bertekad menggerakkan warga lagi agar saat penilaian tahap kedua pada Desember mendatang, RW 02 bisa tampil maksimal, cantik dan asri. Kini, pada setiap rumah warga, tumbuh beragam bunga dan tanaman buah. (alt-jay/don/ira)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook