Pengelolaan Sampah dan Kelengkapan Pos Ronda Masih Jadi Catatan

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Senin, 11 November 2019 - 11:36:51 WIB   |  dibaca: 36 kali
Pengelolaan Sampah dan Kelengkapan Pos Ronda Masih Jadi Catatan

PADARINCANG – Mayoritas peserta Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2019 belum bisa mengelola sampah dengan baik. Sarana pos ronda juga rata-rata belum lengkap. Hal ini kembali ditemukan oleh juri LKBA di Kecamatan Padarincang, Jumat (8/11).

Tim 7 juri LKBA kali pertama menyambangi RT 09 RW 03, Kampung Cirahab Timur, Desa Cipayung. Tim ini langsung menyambangi Situs Talaga Wangsa yang menjadi aset Pemerintah Provinsi Banten di kampung ini. Oleh Pemerintah Desa Cipayung dan warga, lingkungan situs ini telah dan dibersihkan. Tujuannya, agar objek wisata bisa dikelola oleh Pemerintah Desa Cipayung.

Dari Situs Talaga Wangsa, tim juri menuju jalan utama Kampung Cirahab Timur. Warga telah menatanya. Jalan di kampung ini dihiasi dengan lukisan. Saluran pembuangan airnya pun dicat. Di pinggir jalan, berderet tanaman hias dan bunga dalam pot-pot dari ban bekas.

Penataan jalan di kampung ini mendapat poin positif dari juri. Namun, masih ditemukan tempat pembuangan sampah liar di Cirahab Timur. Hal ini mengurangi nilai. 

Sementara, sarana pos ronda di Cirahab Timur cukup lengkap. Jadwal ronda dan daftar nomor telepon penting terpasang. Kentongan juga melengkapi pos ronda ini. Akan tetapi, tempat warga berkumpul mengamankan lingkungannya ini tidak dicat. Tongkat dan borgol belum ada di pos ronda ini.

Tim 7 juri LKBA melanjutkan penilaian ke RT 04 RW 01, Kampung Darunajah, Desa Kalumpang, Kecamatan Padarincang. Spanduk “Selamat Datang di Kampung Bersih dan Aman” di gapura kampung menyambut juri.

Tidak kalah dengan Cirahab Timur, jalan di Kampung Darunajah juga telah dihias dengan lukisan-lukisan ramah anak. Jalan di perkampungan ini pun telah rapi dengan pagar bambu bercat. Rumah warganya telah dilengkapi dengan tong sampah.

Sayangnya, pos ronda di Kampung Darunajah belum punya sarana lengkap. Kekurangannya, antara lain, nomor telepon penting dan buku tamu atau buku kegiatan warga saat ronda malam.

Anggota tim 7 Mayor Infanteri Uung menilai, sampah di Kampung Cirahap Timur dan Darunnajah belum dikelola dengan baiik. “Untuk masalah sampah, masih menjadi pekerjaan rumah untuk Kampung Cirahab Timur dan Kampung Darunajah. Dua kampung ini belum memiliki tempat pembuangan sampah akhir. Sehingga, dibutuhkan peran kepala desa untuk mengatasi masalahnya,” tukas perwira menengah yang menjabat Kepala Penerangan Korem 064/Maulana Yusuf Serang ini.

Kasat Binmas Polres Serang Iptu Ahmadi menambahkan, pos ronda di Kampung Cirahab Timur dan Darunajah masih banyak kekurangannya. Ia mencontohkan, soal kelengkapan pendukung kegiatan siskamling. “Untuk kriminalitas, kedua kampung belum pernah terjadi tindak KDRT, pencurian, narkoba, tawuran, dan sebagainya,” katanya.Soal kelompok sadar hukum, Ahmadi meminta bhabinkamtibmas dan babinsa Desa Cipayung dan Kalumpang membantu pembentukannya. (jay/ang/don)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook