MTsN 4 Tangerang Bangun Budaya Literasi

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Selasa, 12 November 2019 - 14:31:45 WIB   |  dibaca: 240 kali
MTsN 4 Tangerang Bangun Budaya Literasi

LITERASI: Tiga siswi MTsN 4 Tangerang membaca di Pojok Baca milik sekolah, kemarin. Foto insert : Kepala MTsN 4 Tangerang, Nurul Yakin.

TANGERANG, BANTEN RAYA - Dalam rangka menyambut hari pahlawan yang jatuh pada Tanggal 10 November 2019, sejumlah kalangan termasuk pihak sekolah berlomba-lomba merayakan hari besar Nasional tersebut dengan suka cita, tak lain untuk mengingatkan pentingnya jasa pahlawan yang rela berkorban untuk perebutan kemerdekaan 74 tahun silam, sehingga Indonesia bisa merdeka sampai saat ini.

Penghormatan jasa pahlawan tersebut diwujudkan dalam berbagai kegiatan, seperti yang dilakukan pihak Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N) 4 Tangerang, Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang, pihaknya memaknai hari besar tersebut dengan kegiatan membangun budaya literasi dikalangan pelajar dengan mewujudkan pojok baca, yang sekiranya akan dilaunching pada Selasa 12 November 2019 (hari ini – red).

Menurut kepala sekolah MTsN 4 Tangerang Drs H. Nurul Yakin, penerapan program budaya literasi sudah dilakukan sejak lama, hanya saja launching pojok baca ini sebagai wujud penghargaan kepada para pahwalan, ia menambahkan siswa sudah terbiasa setiap kamis pagi membaca koran dan disampaikan ke teman-temannya di kelas, " setiap kamis itu anak ditampilkan bergilir, kan dari jam 7 pagi setelah sholat duha, tadarusan, asmaul husna terus baca, dibimbing wali kelasnya", tukasnya.

Selain launching pojok baca, acara diisi dengan berbagai lomba, diantaranya lomba mirip pahlawan, lomba menghias sudut baca kelas, lomba masakan Nusantara, lomba cipta puisi, lomba cipta cerpen, lomba poster dan terakhir lomba baca puisi.

Kegiatan ini, diharapkan agar siswa gemar membaca dan anak mengenal cara baca koran, tidak hanya buku pelajaran, sehingga nantinya siswa yang membaca koran bisa memahami dan disampaikan kepada siswa yang lainya. "dikarenakan mereka (pelajar) dari kampung, Masya Allah dirumahnya jarang baca, dengan launching itu (pojok baca) supaya anak mengenal baca koran dan memahaminya, dan menjadi kebiasaan" ujar Nurul.

Disamping itu, menurut Nurul ada pengajar yang gemar menulis sehingga bisa menularkan ke yang lain, dan rencana kedepannya siswa bisa menuangkan karyanya dalam sebuah majalah atau media sekolah. (satibi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook