Walikota Ukur Jalan Pakai Meteran

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 12 November 2019 - 14:41:04 WIB   |  dibaca: 39 kali
Walikota Ukur Jalan Pakai Meteran

PENGHARGAAN: Walikota Serang Syafrudin bersama para atlet taekwondo dari SNTC Kota Serang saat pemberian penghargaan yang dirangkaikan dengan upacara peringatan Hari Pahlawan, di Puspemkot Serang, Kota Serang Baru (KSB), Senin (11/11).

SERANG, BANTEN RAYA- Walikota Serang Syafrudin memantau pembangunan jalan betonisasi di Kota Serang, Senin (11/11) siang sekitar pukul 10.30. Titik pemantauan ada dua, yakni di jalan Cidadap-Walantaka dan Nyapah-Silebu, Kecamatan Walantaka.

Untuk mengetahui sesuai spek jalan tersebut, Syafrudin turun langsung mengukur ketebalan jalan dan lebarnya dengan menggunakan meteran yang sudah disiapkan oleh tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUR) Kota Serang.

Walikota Serang Syafrudin menyatakan, proses pembangunan jalan betonisasi di dua lokasi tersebut dinilai sudah memenuhi standar aturan.“Insya Allah tidak ada temuan apa-apa. Tadi setelah saya ukur langsung sudah sesuai spek,” ujar Syafrudin didampingi Kepala DPUPR Kota Serang M Ridwan, kepada wartawan.

Ia menyebutkan, ketebalan beton di Jalan Cidadap-Walantaka 20 centimeter (cm), panjang 2,6 kilometer, dan lebar 6 meter. Adapun, ketebalan beton di Jalan Nyapah-Silebu 20 cm, lebar 6 meter, dan panjang 1,6 kilometer. Sementara untuk pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di Jalan Cidadap-Walantaka dan Nyapah-Silebu masing-masing sepanjang 200 meter.

“Kalau yang Nyapah-Silebu sudah 60 persen, kalau Cidadap-Walantaka sudah 75 persen. Malahan Cidadap-Walantaka sudah surplus. Sudah lebih dari perencanaan. Mudah-mudahan sampai akhir kontrak bulan Desember sudah selesai,” harap dia.

Ia menjelaskan, tujuan dari pembangunan jalan betonisasi ini karena di lokasi ini sebagain wilayah industri, sehingga harus didukung dengan sarana infrastruktur yang memadai.“Jadi insya Allah tahun depan, kami akan melanjutkan sampai jalan (provinsi) Warung Doyong. Sekarang ini sampai perbatasan rel kereta, insya Allah tahun depan sampai Warung Doyong. Dari jalan provinsi, dari Ciruas Petir, kemudian di sini jalan nasional sampai ke Ciruas. Jadi insya Allah tahun 2020 mudah-mudahan sudah selesai semua,” katanya.

Saat ditanya terkait kapan pelaksanaan pembangunan Jalan di Lingkar Luar Utara, Syafrudin mengaku rencana itu sudah masuk dalam RPJMD.“Ya insya Allah itu juga sudah dalam RPJMD kita Lingkar Luar Utara tahun depan karena di RTRW kita juga sudah berubah, sebagian wilayah pertanian dan sebagaian juga wilayah industri,” ucap dia.

Sementara itu, Kepala DPUPR Kota Serang M Ridwan mengungkapkan, anggaran yang  dialokasikan untuk pembangunan jalan betonisasi di Cidadap-Walantaka sekitar Rp 9,3 miliar, sedangkan jalan betonisasi Nyapah-Silebu Rp 6,5 miliar. “Tinggal 20 persen lagi untuk mencapai mantap. Dari total keseluruhan 208 kilometer yang tersebar di 112 ruas jalan. Jadi tinggal 20 persen,” ungkap Ridwan.

Saat disinggung terkait tidak adanya papan informasi pembangunan? Ridwan menyatakan bahwa hal itu sudah terpasang sebelum pelaksanaan pembangunan dimulai. “Ada tadi di ujung, yang di sini juga ada,” akunya. (harir/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook