Lestarikan Alam, Pertamina Ajak Generasi Muda Tanam 5.000 Batang Mangrove

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Selasa, 12 November 2019 - 20:01:33 WIB   |  dibaca: 108 kali
Lestarikan Alam, Pertamina Ajak Generasi Muda Tanam 5.000 Batang Mangrove

Tim dari Pertamina foto bersama pelajar SPI usai penanaman mangrove secara simbolis, Selasa (12/11).

KABUPATEN SERANG, BANTEN RAYA - PT Pertamina (Persero) Tbk melalui Fuel Terminal Tanjung Gerem menyalurkan program Coorporate Social Responsibility (CSR) berupa penanaman 5.000 batang bibit pohon mangrove di Pesisir Pantai Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Selasa (12/11).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menggandeng Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten serta para pelajar SMP Negeri Satap Lontar yang tergabung dalam Program Sekolah Pantai Indonesia (SPI).

Unit Manager Comrel & CSR PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III Dewi Sri Utami mengatakan, kegiatan penanaman mangrove merupakan upaya untuk mengedukasi dan meningkatkan kepedulian masyarakat khususnya generasi muda akan pentingnya ekosistem laut dan pantai bagi kelestarian alam.

"Keberadaan hutan mangrove tidak untuk dieksploitasi besar-besaran tetapi harus dimanfaatkan secara bijak sebagaimana fungsi dan manfaat mangrove, demi masa depan yang lebih baik untuk menjaga kelestarian lingkungan," katanya.

Senior SPV Receive Storing and Distribution PT Pertamina Fuel Terminal Tanjung Gerem Ratno Rohanda menambahkan, tanaman mangrove memiliki manfaat yang sangat besar antara lain untuk menyerap polusi udara, tempat tumbuh kembang habitat biota laut dan satwa-satwa lokal, penjaga ekosistem, penyedia nutrien dan zat hara.
"Selain itu mangrove memiliki fungsi fisik yang sangat besar karena mampu menjaga daerah pesisir dari abrasi," ujarnya.

Sementara itu, Community Development Officer PT Pertamina Luthfi Nurwafi F mengungkapkan, selain 5.000 pohon mangrove yang di tanam di 2019 ini, Pertamina juga telah menanam 10.000 batang bibit mangrove di tempat yang sama pada 2018 lalu.
"Jadi kalau di total sudah 15.000 pohon mangrove yang kami tanam di pesisir pantai Lontar ini," tuturnya.

Diketahui, selain penanaman 5.000 bibit pohon mangrove, para pelajar SPI juga diajarkan untuk mengolah sampah yang tidak mudah hancur.
"Sampah seperti plastik hingga sterofoam diolah menjadi ecobrick (bata ramah lingkungan) dan kerajinan tangan yang bisa bernilai ekonomi agar bermanfaat," ucap Luthfi. (danang)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook