5 PL dan 7 Pengunjung Tempat Hiburan Diamankan

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 13 November 2019 - 13:02:01 WIB   |  dibaca: 39 kali
5 PL dan 7 Pengunjung Tempat Hiburan Diamankan

DIAMANKAN: Anggota Polsek Ciruas mengamankan pemandu lagu dan pengunjung hiburan malam untuk dilakukan pendataan dan pembinaan, lantaran tidak memiliki identitas kependudukan, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA- Sebanyak 5 pemandu lagu (PL) dan 7 pengunjung diamankan dari tiga tempat hiburan malam di wilayah hukum Polsek Ciruas, Selasa (12/11) dini hari. Polisi juga mengamankan puluhan minuman keras berbagai merk.

Kapolsek Ciruas AKP Sukirno mengatakan, operasi pekat yang dilaksanakannya di tiga lokasi yaitu Kafe King Oloan, Kafe Beta, dan Kafe Scorpion tersebut merupakan operasi gabungan antara Polsek Ciruas dengan Satresnarkoba Polres Serang."Betul, semalam kita melaksanakan operasi di tiga lokasi, sasarannya narkoba, miras, sajam (senjata tajam) dan pemeriksaan identitas pengunjung tempat hiburan malam," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Sukirno menambahkan, hasilnya kepolisian mengamankan 12 orang yang tidak memiliki identitas. Rincianya, 5 perempuan dan 7 orang laki-laki. Selain itu, polisi juga mengamankan puluhan miras yang diperjual belikan di kafe tersebut."Di Kafe King Oloan kita mengamankan 1 pemandu lagu dan 10 botol miras. Di Kafe Beta 3 orang pemandu lagu dan 7 botol bir, kemudian di kafe Scorpion 1 orang pemandu lagu dan 52 botol miras berbagai macam merk," tambahnya.

Sukirno menambahkan, Satresnarkoba Polres Serang juga melakukan tes urine kepada seluruh pengunjung tiga kafe tersebut. Meski tidak ada yang terindikasi narkoba, kepolisian mengamankan 7 orang laki-laki lantaran tidak bisa menunjukan identitasnya. "Pengunjung sebanyak 7 orang yang tidak mempunyai identitas dan dilakukan tes urine yang hasilnya semua negatif," tambahnya.

Sukirno menambahkan, meski tidak menemukan adanya pengunjung dan juga pemandu lagu yang terindikasi narkoba, pemandu lagu maupun pengunjung yang tidak membawa identitas langsung diamankan oleh petugas, untuk kemudian dilakukan pendataan lebih lanjut. "Setelah dilakukan pendataan dan kami memberikan pembinaan, mereka diperbolehkan pulang dan dijemput keluargannya," tambahnya.

Sukirno mengimbau kepada masyarakat, apabila mendapatkan informasi penyalahgunaan narkoba, masyarakat diminta untuk segera melaporkannya kepada aparat kepolisian agar segera ditindaklanjuti petugas."Razia ini salah satu upaya mengantisipasi penyalahgunaan narkoba, dan tindak pidana kriminal," imbaunya. (darjat/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook