DPUPR Buka 3 Ruas Jalan Baru

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 13 November 2019 - 15:05:03 WIB   |  dibaca: 113 kali
DPUPR Buka 3 Ruas Jalan Baru

PAPARAN : Plt Kepala DPUPR Provinsi Banten Roby Cahyadi (paling kiri) dan Kepala Diskominfotiksan Provinsi Banten Komari (kedua dari kiri) di sela-sela konferensi media di Aula DPUPR Banten, Selasa (12/11).

SERANG, BANTEN RAYA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten berencana membuka tiga ruas jalan baru di lintas Kabupaten dan Kota Serang. Penetapan lokasi (penlok) akan dilakukan tahun ini dan tahapan pembukaan ruas jalan direncanakan dimulai pada 2020.

Demikian terungkap dalam acara konferensi media yang digelar Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Banten. Acara sendiri dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (12/11).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPUPR Provinsi Banten Roby Cahyadi mengatakan, panjang jalan yang menjadi kewenangan pemprov adalah sekitar 750 kilometer. Dari panjang jalan tersebut hanya tinggal 14 kilometer lagi jalan yang kini masih rusak.“Sekarang tinggal 14 kilometer lagi, itu sebagian di ruas Jalan Citorek-Warung Banten dan sebagian lagi di spot-spot di tempat lain. Tahun depan kami harapkan bisa disesaikan,” ujarnya.

Ia menuturkan, dengan telah rampungnya perbaikan jalan maka DPUPR bisa berkonsentrasi pada hal lain. Seperti misalnya penanganan kemacetan seperti pelebaran jalan hingga membuka ruas jalan baru. Untuk saat ini, setidaknya ada tiga ruas jalan baru yang akan dikerjakan.   “Cikeusal-Boru sepanjang 10,5 kilometer lalu Palima-Baros sepanjang 4,4 kilometer. Sementara satu ruas jalan lagi adalah Banten Lama-Tonjong sepanjang 1,5 kilometer,” katanya.

Rencana tersebut, kata dia, sudah mulai digarap per tahun ini dengan melakukan penetapan lokasi. Selanjutnya atau apda 2020 akan ditindaklanjuti melalui pembebasan lahan dan pembangunan fisiknya ditargetkan dikerjakan pada 2021.“2018, 2019, 2020 kita masih bicara soal jalan rusak. Tapi mulai 2020 juga kita mulai berbicara peleberan jalan, pembangunan jalan baru sampai 2022,” ungkapnya.

Lebih lanjut dipaparkan Roby, selain pembukaan ruas jalan baru, pihaknya juga akan melakukan pelebaran disejumlah ruas jalan perkotaan. Meski demikian, untuk yang satu ini DPUPR akan menerapkan skla prioritas. Sebab, pelebaran jalan di perkotaan membutuhkan dana yang tak sedikit.“Pelebaran jalan di Kota Tangerang atau Tangerang Selatan misalnya, itu harga lahan per meternya saja sudah mencapai Rp6 sampai Rp8 juta. Kalau ke sana semua nanti (program yang lain) enggak kebgaian anggaran),” tuturnya.

Kepala Diskominfotiksan Provinsi Banten Komari mengatakan, infrastruktur bersama kesehatan dan pendidikan merupakan program unggulan Pemprov Banten. Porsi untuk tiga urusan tersebut mendapat perhatian lebih karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. “Kami menaruh perhatian lebih ke tiga urusan bidang tersebut,” ujarnya.

Ia menegaskan, semua program yang dilakukan pemprov dilakukan secara transparan. Bahkan pihaknya sedang menyusun konsep Banten satu data. Konsep tersebut memungkinkan masyarakat untuk mengakses data Pemprov Banten yang dihimpun dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).“Ada empat sektor yaitu pemerintahan, infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. Bisa diakses melalui aplikasi JAWARA e-gov atau website bantenprov.go.id,” pungkasnya. (dewa)   

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook