Tenggelam, Bocah 4 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 15 November 2019 - 11:48:49 WIB   |  dibaca: 36 kali
Tenggelam, Bocah 4 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

EVAKUASI: Tim Basarnas mengevakuasi jenazah bocah 4 tahun yang ditemukan tewas tenggelam di Sungai Cibanten, Kamis (14/11).

SERANG, BANTEN RAYA- Mahesa (4), warga Kelanggaran, Kelurahan Unyur, Kota Serang ditemukan tidak bernyawa di Sungai Cibanten, Kamis (14/11). Sebelumnya, bocah tersebut dikabarkan hilang oleh keluarganya, diduga tenggelam saat bermain di sungai.

Komandan Tim (Dantim) Basarnas Banten Ghandi mengatakan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, korban tenggelam saat terjadi hujan deras disertai angin kencang turun di Kota Serang pada Rabu (13/11)."Awalnya korban akan disuapi oleh neneknya, tiba-tiba keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarga. Tapi sampai Rabu sore, korban tidak diketahui keberadaannya," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Ghandi, paman korban sempat mencari di pinggiran Sungai Cibanten yang tidak jauh dari rumahnya. Namun di lokasi hanya ditemukan pakaian yang berada di bantaran sungai tersebut."Korban diduga berenang di Sungai Cibanten. Pencarian sudah dilakukan sejak malam tadi dan baru ditemukan siang ini dalam kondisi tidak bernyawa," ujarnya.

Sementara itu, Kasubsi Ops Basarnas Banten, Hairoe Amir Abyan mengatakan, dalam pencarian bocah tenggelam itu, pihaknya membagi dua tim, regu pertama menyisir arah hulu ke hilir. Kemudian tim kedua sebaliknya, menyusuri dari hilir ke hulu."Pencarian menggunakan dua perahu dan dibantu oleh BPBD, PMI, siaga bencana Persis hangga masyarakat setempat," katanya.

Menurut Hairoe, pencarian sempat terkendala beberapa faktor, terutama kondisi Sungai Cibanten yang dipenuhi sampah dan berlumpur. Sehingga mesin perahu karet milik Basarnas dan BPBD Kota Serang, berkali-kali tersangkut sampah."Selain berlumpur, juga penuh sampah. Sehingga kami mendayung perahu untuk melanjutkan pencarian. Kami menyusuri Sungai Cibanten dan melakukan pencarian berdasarkan masukan dari warga setempat yang membantu kami juga," jelasnya.

Hairoe mengimbau agar para orang tua bisa menjaga anaknya jika ingin mandi ke Sungai. Hal ini untuk disampaikan untuk mencegah jangan ada lagi adanya musibah terulang kembali adanya anak-anak yang belum pandai berenang, hanyut dan tengelam ke sungai."Saya sampaikan pada semua warga agar selalu menjaga dan mengawasi anak. Jangan biarkan mereka bermain sendiri tanpa dikontrol dan diawasi orang tua. Hendaknya kita harus berhati-hati, jangan sampai kena musibah akibat faktor kelalaian kita sendiri," imbaunya. (darjat/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook