Pedagang Pasar Baros Mulai Menggeliat

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 15 November 2019 - 12:15:17 WIB   |  dibaca: 83 kali
Pedagang Pasar Baros Mulai Menggeliat

MULAI DITATA: Pedang Pasar Baros mulai membangun ulang kios-kios mereka yang habis terbakar pada akhir pekan lalu. Perbaikan dilakukan agar mereka bisa berjualan kembali, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA – Para pedagang Pasar Baros, Kecamatan Baros mulai membangun ulang kios-kios mereka yang habis terbakar pada akhir pekan lalu. Sebagian pedagang terutama pedagang ikan sayuran mulai berjualan di lapangan yang berada di samping dan belakang pasar dengan membuat lapak seadanya.

Harun, salah seorang pedagang Pasar Baros mengaku mau tak mau harus memperbaiki kios agar bisa berjualan kembali. “Iya lagi dibangun ulang walaupun tidak permanen yang penting bisa dipakai untuk berjualan, soalnya kalau tidak jualan enggak ada pemasukan sedangkan kebutuhan sehari-hari harus tetap dipenuhi,” ujar pria yang mengaku berjualan sembako tersebut, Rabu (13/11).

Harun mengatakan, ia tidak memiliki pilihan lain selain membangun kembali kiosnya yang telah rusak tersebut, karena untuk berjulan di pasar lain menurutnya membutuhkan biaya yang besar dan pelanggan baru. “Iya sih memang ada lapangan di belakang pasar ini yang bisa digunakan untuk sementara, tapi kan sekarang saja sudah banyak yang jualan dan tempatnya terbatas,” kata pria yang mengaku mengalami kerugian sekitar Rp70 juta tersebut.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang Irawan Noor mengatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan muspika Kecamatan Baros dan petugas pasar untuk mendapatkan data yang valid mengenai jumlah kios dan los yang terbakar. “Kita ingin mendapatkan data yang akurat sehingga nanti pimpinan bisa memberikan kebijakan sesuai dengan fakta di lapangan,” katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya akan segera menggelar rapat dengan Bupati Serang Rt Tatu Chasanah dan wakilnya Pandji Tirtayasa terkait dengan rencana revitalisasi pasar tersebut. “Secepatnya dengan pempinan kita bahas karena urusan dagang ini tidak boleh terlalu lama. Untuk revitalisasi kalau pemda kan ada mekanisme anggaran, kalau sekarang tidak mungkin paling 2020 tapi nanti arahan Ibu Bupati seperti apa,” tuturnya.

Ketua Forum Pendagang Pasar Baros Yaya Bambang mengatakan, untuk sementara sebelum dilakukan revitalisasi oleh Pemkab Serang, para pedagang dipersilakan untuk merenovasi kisonya masing-masing. “Sebelum kita pindah ke lokasi yang ditetapkan pemerintah pedagang sementara berjualan di lokasi yang bisa ditempati dulu. Pedagang yang sudah berjualan kembali paling baru sekitar 40 persen dari jumlah pedagang 260 orang,” ujar Yaya.

Ia mengungkapkan, pasca terjadinya kebakaran tersbeut para pedagang bersedia untuk direlokasi namun lokasinya harus di belakang pasar yang sekarang. “Keinginan pedagang ada yang merenovasi dan memperbaiki kiosnya masing-masing dulu. Kalau nanti ada relokasi silahkan kalau mau dibongkar lagi, kita sudah komitmen tidak akan menuntut ganti rugi,” katanya. (tanjung/fikri)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook