Tiga Kecamatan Rawan Banjir

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Senin, 18 November 2019 - 14:28:54 WIB   |  dibaca: 48 kali
Tiga Kecamatan Rawan Banjir

WASPADA : Pengendara sepeda motor melintas di depan Kantor BPBD Kabupaten Tangerang saat hujan, kemarin.

KAB. TANGERANG, BANTEN RAYA - BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang telah melakukan pemetaan lokasi yang berpotensi mengalami banjir. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kesiapan antisipasi banjir di musim hujan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin mengatakan, ada tiga kecamatan di kabupaten yang rawan banjir. Ketiga kecamatan itu adalah Kecamatan Kosambi, Teluknaga, dan Kecamatan Tigaraksa.

Menurutnya, banjir yang terjadi di beberapa lokasi di Kecamatan Kosambi dan Kecamatan Teluknaga merupakan banjir kiriman dari Kabupaten Bogor, melalui Sungai Cisadane. Sementara di Kecamatan Tigaraksa lebih banyak disebabkan oleh pendangkalan drainase.

“Ada beberapa penyebab terjadinya banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Tangerang, ada yang banjir kiriman dan ada juga banjir yang disebabkan pendangkalan drainase,” kata Kosrudin kepada wartawan saat ditemui di Kantor BPBD Kabupaten Tangerang, Minggu (17/11).

Menurut Kosrudin, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berupaya menghilangkan pendangkalan tersebut, dengan cara membersihkan endapan saluran drainase dengan cara mengeruk atau melakukan normalisasi. “Sekarang sedang pengerukan kali untuk antisipasi banjir di beberapa saluran irigasi,” jelasnya.

Kosrudin juga sudah menyiagakan pasukan dan alat kelengkapan, seperti motor tempel, perahu karet dan alat pemotong kayu. Hal itu dilakukan untuk berjaga-jaga bilamana hujan deras tiba dan banjir melanda beberapa wilayah di Kabupaten Tangerang, sehingga masyarakat bisa den-gan segera mendapat pertolongan. “Kami sudah siap semua. Sudah kami arahkan untuk bersiaga selama 24 jam untuk membantu masyarakat yang memerlukan bantuan akibat bencana alam,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Slemet Budi Mulyanto mengatakan, hanya beberapa titik di Kecamatan Tigaraksa yang rawan banjir, diantaranya di Jalan Raya Pemda Kabupaten Tangerang.

Untuk mengantisipasi banjir itu, kata Slamet, pihaknya sudah melakukan pengerukan dan pembangunan drainase di titik jalan yang rawan banjir tersebut. "Untuk titik jalan yang menjadi kewenangan Pemkab Tangerang sudah dilakukan pengerukan dan pembangunan drainase. Langkah itu dilakukan hasil evaluasi dan antisipasi karena beberapa titik jalan itu sering terendam banjir saat hujan," kata Slamet.

Sementara untuk di Kecamatan Kosambi dan Teluknaga, lanjut Slamet, banjir diakibatkan dari luapan Sungai Cisadane, yang merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), "Untuk itu, kami sudah berkoordinasi dengan Kemen PUPR untuk melakukan pengerukan di Sungai Cisadane itu, agar tidak meluap," pungkasnya (imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook