Rasa Lebih Gurih, Dikenal di Seluruh Desa

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Senin, 18 November 2019 - 14:33:24 WIB   |  dibaca: 63 kali
Rasa Lebih Gurih, Dikenal di Seluruh Desa

KREATIF DAN INOVATIF: Warga menunjukkan makanan ringan keripik lele yang diproduksi di Desa Panosogan, Kecamatan Cikeusal, Minggu (17/11).

CIKEUSAL – Ikan lele yang sudah familiar di kalangan masyarat tidak hanya bisa dinikmati dengan cara digoreng seperti tempat makan pecel lele namun juga bisa dinikmati dalam bentuk cemilan kripik.

Desa Panosogan, Kecamatan Cikeusal dikenal sebagai penghasil lele dan ikan tawar seperti ikan nila. Banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari usaha budidaya lele. Hasil budidayanya biasa dijual ke pasar-pasar dan penjual pecel lele yang datang langsung ke tempat budidayanya.

Banyaknya ikan lele di desa tersebut, mendorong sekelompok ibu-ibu dibantu dengan mahasiswa yang sedang menggelar kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) untuk mengolah ikan lele menjadi makan ringan berupa cemilan yang bisa dinikmati tanpa harus dengan nasi.“Alhamdulillah di Desa Panosogan ini ikan lele sudah bisa buat cemilan,” ujar Yudit Maulana, salah seorang warga Desa Panosogan, Kecamatan Cikeusal, Minggu (17/11).

Keripik ikan lele tersebut diakui berbeda dengan keripik lainnya yang hasilkan dari umbi-umbian. Keripik ikan lele selain renyah juga memiliki rasa yang berbeda. “Yang membedakan kalau keripik ikan lele ini pada rasanya yang lebih gurih dan terasa daging lelenya. Bau amisnya juga enggak ada padahal dibuatnya sama tulang-tulangnya,” katanya.

Penjualan keripik lele masih dilakukan secara door to door dan melalui kegiatan pameran serta memanfaatkan media sosial (medsos). “Kalau orang Desa Panosogan mungkin juga sebagian orang Cikeusal sudah pada tahu semua dan memang cukup dikenal di sini. Kalau sudah mencoba Insya Allah bakal ketagihan,” tuturnya.

Tidak hanya itu, dengan kemasan yang terus diperbaiki, keripik ikan lele juga cocok untuk dijadikan oleh-oleh bagi masyarakat yang kebetulan bermain ke Kecamatan Cikeusal dan Pamarayan. “Kalau di tempat lain ada keripik belut di Cikeusal ada keripik lele,” ujarnya. (TANJUNG)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook