Investor Tunggu Tol Serang-Panimbang Rampung

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Selasa, 19 November 2019 - 11:48:36 WIB   |  dibaca: 60 kali
Investor Tunggu Tol Serang-Panimbang Rampung

BERSIH : Wisatawan mancanegara mengunjungi kawasan pantai di Tanjung Lesung, kemarin.

PANIMBANG, BANTEN RAYA - Target investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Kecamatan Panimbang, pada tahun 2020-2024 mencapai Rp52 triliun. Di objek wisata unggulan di Kabupaten Pandeglang ini para investor yang sudah berinvestasi pada tahun 2019 baru mencapai Rp1 triliun.

Kepala Administrator KEK Tanjung Lesung, Wawan Ruswandi mengatakan, para investor yang siap berinvestasi di KEK Tanjung Lesung berencana membangun hotel dan restoran. "Semua investor yang akan menanamkan modalnya itu kebanyakan di bidang perhotelan, karena lokasinya berada di wilayah pesisir pantai," kata Wawan kepada Banten Raya, Senin (18/11).

Wawan menyebutkan, investor yang sudah melirik KEK Tanjung Lesung adalah perusahaan besar dari luar negeri, lantaran mereka berniat untuk mengembangkan sektor pariwisata di Kabupaten Pandeglang. "Total investor yang sudah berinvestasi di KEK Tanjung Lesung ada 19 perusahaan dengan total investasi mencapai Rp1 triliun lebih," terangnya.

Meski begitu, kata Wawan, para investor belum berani menanamkan modalnya di kawasan itu secara menyeluruh, karena mereka masih menunggu progres jalan tol Serang-Panimbang. "Kalau masalah nilai investasinya semua investor belum menanamkan modalnya, karena masih melakukan penataan terhadap potensi yang memang bagus untuk dilakukan pembangunan, dan masih menunggu jalan tol terealisasi," ucapnya.

Wawan berharap, pembangunan jalan tol Serang-Panimbang yang sudah dicanangkan pemerintah pusat bisa segera terwujud, sehingga bisa meningkatkan minat para investor untuk menanamkan modalnya di kawasan tersebut. "Tol Serang-Panimbang ini memang paling utama majunya pariwisata di KEK Tanjung Lesung, karena untuk meningkatkan minat wisatawan adalah elektabilitas untuk menunjang pariwisata," harapnya.

General Manajer Tanjung Lesung Beach Hotel, Widiasmanto membenarkan, sudah ada beberapa investor luar negeri yang berniat untuk mengembangkan sektor pariwisata di KEK Tanjung Lesung. "Investor yang tertarik untuk bisa mengembangkan pariwisata di Tanjung Lesung, seperti dari China, Jepang, dan Australia karena mereka melihat Tanjung Lesung memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan bersama-sama," ujarnya.

Menurutnya, banyak wisatawan luar negeri yang mencari kawasan wisata pantai yang memiliki ketenangan, seperti di KEK Tanjung Lesung. "Memang kebanyakan wisawatan asing itu mereka ingin mencari wisata pantai yang lebih tenang, seperti obyek wisata pantai di Tanjung Lesung," imbuhnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook