Kantor OPD Jadi Kawasan Tanpa Rokok

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Selasa, 19 November 2019 - 11:50:53 WIB   |  dibaca: 31 kali
Kantor OPD Jadi Kawasan Tanpa Rokok

BERI ARAHAN : Kepala Dinkes Raden Dewi Setiani (kiri) mendampingi Sekda Pery Hasanudin (tengah) dan Asda Bidang Pemerintahan Setda Pandeglang, Ramadhani (kanan) memberikan arahan dalam acara pertemuan konsolidasi KTR di salah satu hotel di Pandeglang, Senin (18/11).

PANDEGLANG, BANTEN RAYA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang menerapkan program kawasan tanpa rokok (KTR) di beberapa kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pandeglang. Kepala Dinkes Pandeglang, Raden Dewi Setiani menyebutkan, sebetulnya program KTR sudah diterapkan di setiap kantor pemerintahan.

Namun untuk mempertegas aturan saat ini pemerintah daerah sedang mempersiapkan Peraturan Daerah (Perda) KTR. "Sebelum Perda KTR ditetapkan, tentunya harus kita sosialisasi dan advokasi terlebih dahulu, sehingga pembentukan Perda KTR ini nantinya bisa terwujud dan terlaksana sesuai apa yang kita harapkan," kata Dewi ditemui usai acara pertemuan konsolidasi KTR di salah satu hotel di Pandeglang, Senin (18/11).

Dewi berpendapat, program KTR perlu dukungan OPD agar para pegawai tidak merokok di dalam ruangan maupun halaman kantor. "Untuk mewujudkan KTR ini harus mendapat dukungan dari semua pihak. Sebagai stakeholder yang menangani bidang kesehatan, penetapan kawasan tanpa rokok ini harus dimulai dari kita.

Setelah itu baru kita implementasikan kepada masyarakat," terangnya. Dewi menjelaskan, saat ini pihaknya sedang gencar-gencarnya melakukan sosialisasi dan konsolidasi program KTR. Tujuannya, sebagai upaya mendukung masyarakat untuk menerapkan program gerakan masyarakat hidup sehat (Germas). "Kami ingin KTR ini bisa diterapkan agar derajat kesehatan masyarakat meningkat," jelasnya.

Sekda Pandeglang, Pery Hasanudin mengatakan, diterapkannya program KTR sebagai upaya untuk mencegah timbulnya penyakit. "Itu dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, dan mendukung gerakan masyarakat hidup sehat. Mengingat merokok berisiko karena dapat menimbulkan berbagai penyakit atau gangguan kesehatan yang dapat terjadi, baik pada perokok itu sendiri maupun orang lain di sekitarnya yang tidak merokok," ujarnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook