Bikin Resah, Siap-Siap Diangkut Polisi

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 19 November 2019 - 12:16:29 WIB   |  dibaca: 27 kali
Bikin Resah, Siap-Siap Diangkut Polisi

DIBINA: Anggota Polres Serang melakukan pembinaan terhadap anak-anak punk yang diamankan di lampu merah Ciruas, karena dianggap mengganggu Kamtibmas, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA- Polres Serang terus melakukan operasi Bina Kusuma Kalimaya 2019 di sejumlah wilayah. Kegiatan itu bertujuan untuk menekan terjadinya gangguan Kamtibmas khususnya premanisme, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, perkelahian antar kelompok masyarakat, pencegahan penyakit masyarakat, serta gangguan kamtibmas lainnya.

Kasat Binmas Polres Serang Iptu Ahmadi mengatakan, operasi Bina Kusuma Kalimaya akan digelar selama dua pekan. Selain melakukan penertiban, operasi itu juga akan dilaksanakan sambang kamtibmas kepada masyarakat sambil memberikan pembinaan dan penyuluhan terkait kamtibmas. “Ini dalam rangka melakukan upaya pendekatan dan menjadikan mereka menjadi bagian dari keluarga kita," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Ahmadi, sambang Kamtibmas juga dilakukan untuk membangun partisipasi bersama masyarakat atau kelompok, guna mencegah gangguan kamtibmas dan mendeteksi dini paham-paham yang mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Serang."Harapan kita, setelah dan selama berlangsungnya operasi bina kusuma, atau upaya-upaya preventif dilakukan dapat mencegah peluang terjadinya kejahatan, yang menyebabkan gangguan Kamtibmas," ujarnya.

Ahmadi menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir Polres Serang telah mengangkut puluhan anak jalanan maupun anak-anak punk yang dianggap meresahkan dan mengganggu arus lalu lintas di jalan raya."Sasaran operasi juga berada di pinggir jalan raya, seperti gelandangan dan pengemis (gepeng), pengamen, premanisme, dan yang lainnya. Hari pertama ada sekitar 20 anjal (anak jalanan), hari kedua sekitar 20 Pak Ogah, kemarin ada 7 anak punk yang kita bawa ke Mapolres untuk dilakukan pembinaan," jelasnya.

Kepala Urusan Binops Satbinmas Ipda Asep Sudrajat mengatakan, anjal dan anak-anak punk yang telah diamankan, dikembalikan kepada keluarganya setelah dilakukan pendataan dan pembinaan. Jika ada anjal dan anak punk yang terindikasi melakukan tindak pidana, seperti menyimpan narkoba dan senjata tajam atau lainnya, akan diproses sesuai hukum yang berlaku."Sesuai fungsi, kita akan lakukan pembinaan. Namun jika dalam operasi ini ditemukan adanya tindak pidana, kita akan proses sesuai hukum yang ada," ujarnya. (darjat/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook