Dua Bulan, Tiga Kasus Narkoba Digagalkan

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Rabu, 20 November 2019 - 13:11:07 WIB   |  dibaca: 61 kali
Dua Bulan, Tiga Kasus Narkoba Digagalkan

EKSPOS KASUS : Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe C Bandara Soekarno-Hatta, Finari Manan bersama jajaran Polres Bandara Seokrano-Hatta menunjukan barang bukti saat ekspos, kemarin.

KOTA TANGERANG, BANTEN RAYA - Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe C Bandara Soekarno-Hatta mengungkap tiga kasus penyeludnupan yang dilakukan warga negara asing (WNA).Dari ketiga kasus itu, petugas mengamankan 1,5 kilogram methamphetamine, 2.035 butir pil ekstasi, dan 965 gram ketamine.

Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe C Bandara Soekarno-Hatta, Finari Manan mengatakan,  kasus yang diungkap itu terjadi pada Oktober dan November. Kasus pertama dilakukan dengan modus barang kiriman, sedangkan tiga kasus dilakukan dengan modus barang penumpang.

Untuk kasus pertama, lanjut Finari, pihaknya menemukan paket kiriman dari Prancis. Setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan 2.035 butir pil ekstasi yang disimpan di tempat pakaian. "Untuk kasus ini, kami bersama tim gabungan mengembangkan kasus ini," ujarnya.

Sementara itu kasus kedua terjadi di Terminal 2F. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap CCR, penumpang Malindo Air rute penerbangan Chennai-Kuala Lumpur-Jakarta ditemukan sabu seberat 1,5 kilogram."Barang bukti disembunyikan di dalam kain yang dilipat rapi. Pelakunya warga negara India," ujarnya.

Selanjutnya pada kasus ketiga terjadi di Terminal 3. Warga negara Ghana berinisial MA diamankan karena kedapatan menyimpan 827 gram narkotika kristal bening dikemas ke dalam 47 butir kapsul. "Barang bukti disimpan di pakaian dalam pelaku," jelasnya.Dalan kasus ini pihaknya bersama Polres Bandara Soekarno-Hatta juga tengah mendalami keterlibatan agen travel yang saat itu akan menjemput pelaku.

Untuk kasus terakhir terjadi di Terminal 2F. Barang bawaan dua orang penumpang pesawat Air Asia rute Guangzhou-Kuala Lumpur-Jakarta, berinisial RB dan HB, warga negara China. Kasus itu terungkap berdasarkan hasil X-ray yang dilakukan petugas."Saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas ditemukan barang bukti di bagasi yang di dalamnya ada pakaian perempuan dan handuk," tandasnya.

Dalam ketiga kasus tersebut, para pelaku diancam hukuman pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun penjara sesuai dengan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (mg-Ipul).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook