Pandji Tidak Ingin Pisah dengan Tatu

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Rabu, 20 November 2019 - 13:15:37 WIB   |  dibaca: 68 kali
Pandji Tidak Ingin Pisah dengan Tatu

VERIFIKASI AWAL : Tim Pilkada DPC PAN Kabupaten Serang melakukan verifikasi awal persyaratan balon wakil bupati Serang Pandji Tirtayasa, Selasa (19/11).

SERANG, BANTEN RAYA - Bakal calon (balon) wakil bupati Serang Pandji Tirtayasa menjadi orang ke 12 yang mengembalikan formuir penjaringan ke tim Pilkada DPC PAN Kabupaten Serang. Pandji yang kedatangannya didampingi ajudan menyatakan, hanya ingin maju pada pilkada 2020 jika kembali digandeng balon bupati Serang Rt Tatu Chasanah yang saat ini masih bersama-sama memimpin Kabupaten Serang.

Pandji berharap ikhtiarnya untuk mendapat dukungan dari DPC PAN dan parpol lain yang diikuti penjaringannya bisa diakomodir. “Mudah-mudahan bisa didukung dengan PAN dan partai yang lain. Kalau dengan parpol (partai politik) yang tidak membuka penjaringan secara personal saya tetap membangun komunikasi dan berharap mendapat dukungan juga dari mereka,” ujar Pandji di kantor DPC PAN Kabupaten Serang, Selasa (19/11).

Ia mengaku hanya akan maju sebagai calon wakil bupati Serang jika tetap berpasangan dengan Tatu, namun jika tidak berpasangan dengan Tatu maka tidak akan melanjutkan pencalonannya. “Saya enggak jadi nyalon (maju-red) kalau tidak dengan Ibu (Tatu-red) karena saya sudah nyaman bekerja dengan ibu. Kalau seumpamanya ada penawaran dari orang lain juga enggak sepertinya. Jadi kalau saya tergantung beliau,” katanya.

Ia mengungkapkan, sampai saat ini belum ada komunikasi apapun dengan Tatu terkait dengan pilkada Kabupaten Serang. Meski demikian, penjaringan yang diikutinya atas sepengetahuan Tatu. “Belum ada komunikasi, komunikasinya sebatas ijin, saya mohon ijin mendaftar di PDIP, Partai Gerindra, PAN, dan di Partai Demokrat dan Alhamdulillah diijinin. Kalau saya bermanuver, sementara beliau (Tatu-red) merasa tidak nyaman dengan saya percuma saja,” tuturnya.

Ketua Tim Pilkada DPC PAN Kabupaten Serang Heri Triyana mengatakan, sampai saat ini dari 13 orang balon bupati dan balon wakil bupati Serang hanya tinggal satu orang yang belum mengembalikan formulir yakni balon wakil bupati Serang Abdul Latif. “Untuk pengambilan formulir sudah tutup sampai 18 November, untuk pengembaliannya sampai 21 November, kalau lewat dari tanggal itu berarti gugur,” katanya.

Ia menjelaskan, setelah proses pengembalian formulir selesai selanjutnya tim pilkada melakukan verifikasi administrasi para balon bupati dan balon wakil bupati Serang. “Setelah ini akhir November kita agendakan diskusi publik dengan menghadirkan semua bakal calon yang mendaftar. Setelah itu kita akan melakukan survei sebelum kami serahkan ke DPP PAN,” paparnya. (tanjung/fikri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook