SPAL, Menambah Poin untuk Panenjoan

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Kamis, 21 November 2019 - 10:19:28 WIB   |  dibaca: 34 kali
SPAL, Menambah Poin untuk Panenjoan

CARENANG – Sistem pengolahan air limbah (SPAL) rumah tangga menambah poin penilaian untuk RW 01, Kampung Panenjoan, Desa Panenjoan, Kecamatan Carenang. Namun untuk bisa terus bersaing dengan kampung lain hingga penilaian tahap kedua, Desember nanti, kampung itu membutuhkan kekompakan warganya.

Kedatangan tim 10 juri LKBA disambut oleh belasan ibu-ibu kelompok pengajian di Kampung Panenjoan. Mereka menyalami tim juri yang beranggotakan perwakilan dari Polda Banten dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang.

Tim juri menyusuri jalan lingkungan yang melewati rumah warga. Jalan lingkungan di kampung itu telah diberi pagar bambu yang dicat. Kertas minyak pun dipasang di atas jalan lingkungan. Bunga di dalam pot juga telah menghiasi halaman rumah warganya.

Ayu, anggota tim 10 juri LKBA, menyatakan bahwa SPAL rumah tangga di Panenjoan menjadi poin tambahan untuk kriteria kebersihan lingkungan. SPAL mengurangi volume air limbah rumah tangga di saluran drainase. Sehingga, bisa mengurangi sarang nyamuk.

“Drainase di Panenjoan tidak terlihat karena berada di bawah tanah. SPAL ini menjadikan air limbah rumah tangga bermanfaat untuk tanaman padi karena dialirkan ke sawah melalui bawah tanah. Tentunya, bagi kita ini menjadi poin untuk warga Panenjoan,” tegas Ayu yang staf di Bagian Konservasi pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang.

Ia menjelaskan, kendati SPAL dinilai sudah baik dan masuk kategori penilaian sistem drainase, tetapi tim juri masih menemukan sampah yang dibakar. Tentunya, itu mengurangi penilaian untuk pengelolaan sampah.Kita berharap, untuk penilaian tahap berikutnya, ada pengolahan sampah organik dan nonorganik, serta dibentuk kelompok sadar lingkungan di Panenjoan,” ujarnya.

Pos ronda di kampung itu juga tak luput dari penilaian. Tim juri Iptu Dadang memberikan catatannya soal kelengkapan pos ronda. Bahwa, sarana dan prasarana pos ronda di Panenjoan masih minim dan harus dilengkapi.

“Meski kasus kriminalitas di kampung ini nihil, tapi kita minta agar kelengkapan pos rondanya dilengkapi. Karena, kelengkapan pos ronda penting untuk mendukung kegiatan ronda agar berjalan maksimal,” katanya.“Kampung ini belum memiliki FKPM. Ke depan, harus segera dibentuk,” pinta Dadang.Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Panenjoan Asmu’i mengaku, akan meningkatkan lagi kebersihan dan keamanan lingkungan Panenjoan. (jay/ang/don/ira)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook