Soal Tes Urine, BNN Serahkan ke Dewan

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Kamis, 21 November 2019 - 11:05:23 WIB   |  dibaca: 45 kali
Soal Tes Urine, BNN Serahkan ke Dewan

PIMPIN RAKOR : Suasana Rakor OPD Rencana Aksi Nasional, di salah satu rumah makan, Rabu (20/11).

CILEGON, BANTEN RAYA – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cilegon menyerahkan sepenuhnya kepada pimpinan DPRD Cilegon terkait tes urine terhadap anggota legislatif itu. BNN sebagai lembaga vertikal siap mendukung kegiatan di wilayah.

Untuk diketahui, tes urine aggota DPRD Cilegon disoal oleh Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC), karena sebelumnya tes terhadap penggunaan narkoba tersebut menjadi salah satu poin yang diminta IMC saat aksi pada pelantikan anggota dewan.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cilegon, AKBP Asep Muksin Jaelani menjelaskan, sebagai salah satu institusi yang memiliki integritas kepercayaan dari rakyat, sebaiknya anggota dewan melakukan tes urine.

Kendati begitu, hal tersebut dikembalikan kepada DPRD Kota Cilegon sebagai lembaga. Sebab, BNN Kota Cilegon siap mendukung sebagai lembaga vertikal. “Kembali kepada pimpinan dewan, bagaimana upaya pencegahan dan upaya integritasnya, kami hanya mengikuti (jika tes urine-red). Sebagai lembaga vertikal men-support kegiatan di wilayah,” katanya usai menggelar Rapat Koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Rencana Aksi Nasional, di salah satu rumah makan, Rabu (20/11).

Asep menambahkan, Kota Cilegon sudah berstatus darurat narkoba, dimana indikator darurat narkoba itu aparat terjerat, baik, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan aparat.“Jika di Kota Cilegon pasti ada (aparat terjerat narkoba-red). Namun kami tidak bisa menuduh,” singkatnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC), Rizki mengungkapkan, pihaknya juga menagih janji anggota DPRD Kota Cilegon untuk melakukan tes urine. Sebab, hal tersebut merupakan kesepakatan yang dilakukan saat aksi awal pada pelantikan anggota dewan.“Kami menagih janji apa yang sudah disampaikan perwakilan dewan ketika mendatangi kami. Di dalamnya, mereka sepakat untuk menjaga integritas dengan bersedia melakukan tes urine,” tegasnya.

Saat ini, imbuh Rizki, tes urine belum dilakukan, sehingga mahasiswa menduga jika para anggota dewan ternyata tidak komitmen. Menurutnya, IMC juga akan melakukan langkah langkah selanjutnya, seperti melakukan audiensi dengan BNN Kota Cilegon. IMC pun mengaku akan melakukan aksi kembali menuntut dewan melakukan tes urine jika tidak juga digubris.“Kami akan melakukan aksi demonstrasi secara rutin sampai janji ini ditepati, bahkan bukan hanya soal tes urins, soal keterbukaan informasi publik, perencanaan dan lain-lain akan kami sikapi,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, Sokhidin saat dimintai tanggapan terkait tes urine anggota dewan, menyampaikan, dirinya akan menyampaikan hal tersebut kepada pimpinan dewan. Saat ini, ia masih sibuk mengikuti bimbingan teknis internal partainya. “Saya masih bintek sampai Kamis, Jumat saya sampaikan kepada ketua dewan,” singkatnya. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook