Pengawasan DPRD Lebak Lemah

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Kamis, 21 November 2019 - 11:30:55 WIB   |  dibaca: 38 kali
Pengawasan DPRD Lebak Lemah

UNJUK RASA: Salah satu pengunjuk rasa membawa poster sebagai bentuk kritik kepada DPRD Kabupaten Lebak, saat beraksi di depan pintu gerbang gedung DPRD Kabupaten Lebak, Rabu (20/11).

LEBAK, BANTEN RAYA- Puluhan massa yang tergabung Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menuding DPRD Kabupaten Lebak lemah dalam pengawasan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Kabupaten Lebak. Padahal  tugas dan fungsi DPRD sesuai undang-undang nomor 17 tahun 2014 yaitu legislasi, kontroling dan budgeting.

"Kami, DPC GMNI Lebak menuntut dan mengguat DPRD Kabupaten Lebak untuk segera meningkatkan controling atau pengawasan. Khususnya terhadap pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Kabupaten Lebak yang berkeadilan," kata Oman Salim, kader GMNI dalam orasinya saat berunjuk rasa di depan pintu gerbang Gedung DPRD Kabupaten Lebak, Rabu (20/11).

Oman menegaskan, tuntutan lainnya yaitu mendesak DPRD meningkatkan pengawasan terhadap pelayanan dan fungsi P2TP2A, peningkatan kualitas SDM di pelosok wilayah dan pelaksanaan visi dan misi Bupati Lebak. Sebab berdasarkan hasil pengamatan, kinerja DPRD terlihat masih lemah.

"Untuk itu kami menilai DPRD kurang maksimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya, terutama dalam hal pengawasan. Hal itu bisa dilihat dari pembangunan infrastruktur yang kurang merata dan kurangnya pengawasan terhadap pelaksanaan dalam perwujudan visi dan misi bupati," katanya.

Lebih lanjut Oman menegaskan, Pancasila pada sila ke-5 sudah jelas berbunyi Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Berarti dimana keadilan harus dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. "Termasuk di wilayah Kabupaten Lebak. Akan tetapi pada kenyatannya tidak sesuai dengan amanat Pancasila karena masih banyak terjadi kesenjangan sosial,"katanya.

Oman mengungkapkan, dalam buku di bawah Bendera Revolusi, Bung Karno pernah menjelaskan mana dari sosio nasionalisme, ialah memperbaiki keadaan-keadaan di dalam masyarakat. Dimana keadaan yang kini pincang menjadi kcadaan yang sempurna, tidak ada kaum yang tertindas, tidak ada kaum yang celaka dan tidak ada kaum yang papa sengsara.

"Maka kami organisasi nasionalis yang berhaluan pada pemikiran Bung Karmo menjadi garda terdepan ketika menemukan kesenjangan sosial yang terjadi di Kabupaten Lebak. Kaitan masalah kesenjangan sosial tersebut sebenarnya dapat terselesaikan jika tugas dan fungsi DPRD selaku wakil rakyat itu berjalan dengan baik," katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Lebak Dindin Nurohmat yang menemui massa aksi GMNI di depan gedung DPRD Lebak mengatakan, persoalan infrastruktur akan diperjuangkan. "Yang menjadi persoalan hari ini salah satunya persoalan infrastruktur. Akan kita perjuangkan nanti di DPRD dan keputusanya bisa diketahui setelah RAPBD, oleh karena itu perlu kita perjuangkan bersama," katanya. (purnama/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook