Warga Tegal Dawa Minta Bantuan Perbaikan Ponpes

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 21 November 2019 - 12:19:03 WIB   |  dibaca: 45 kali
Warga Tegal Dawa Minta Bantuan Perbaikan Ponpes

TINJAU PONPES: Anggota DPRD Banten Teguh Istaal (kanan) meninjau Ponpes Nurunnahwiyah saatmelaksanakan reses di RW 01, Kampung Tegal Dawa, Kelurahan Kilasah, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Rabu (20/11).

SERANG, BANTEN RAYA- Masyarakat Kampung Tegal Dawa, Kelurahan Kilasah, Kecamatan Kasemen, Kota Serang meminta pemerintah daerah memperbaiki pondok pesantren Nurunnahwiyah yang kondisinya saat ini sangat memprihatinkan. Pihak ponpes telah mengusulkan bantuan perbaikan ke Pemkot Serang, namun hingga kini belum ada tindak lanjut.

Aspirasi tersebut terungkap saat anggota DPRD Provinsi Banten dari dapil Kota Serang Teguh Istaal melaksanakan reses masa sidang pertama tahun sidang 2019/2020, di RW 01, Kampung Tegal Dawa, Rabu (20/11).

Dalam reses tersebut, dua ratusan warga Tegal Dawa antusias dan berbondong-bondong menuju lokasi reses yang dikumpulkan di depan halaman rumah salah satu warga. Satu per satu dari mereka menyampaikan aspirasinya. Di sela reses, anggota DPRD Banten daerah pemilihan (dapil) Kota Serang dari Partai Golkar ini juga menyempatkan meninjau Ponpes Nurunnahwiyah yang perlu perbaikan.

Di sana, Pengasuh Ponpes Nurunnahwiyah sekaligus pimpinan Yayasan Hidayatul Muta'alimin Ustaz Saiman menyampaikan aspirasi bahwa sejak ponpes tersebut dibangun 15 tahun lalu belum pernah sekalipun diperbaiki. Meski sudah mengusulkan bantuan, namun ponpesnya belum pernah mendapatkannya.

“Belum pernah dapat bantuan, ya 15 tahunan lah sejak dibangun. Sudah ngajuin ke Pemkot Serang setahun lebih. Ke provinsi baru 2 bulan lalu kami coba ajukan. Mudah-mudahan dengan adanya reses anggota DPRD banten ini ponpes ini cepat dapat bantuan,” tuturnya.

Menanggapi usulan itu, Anggota DPRD Banten Teguh Istaal mengatakan bahwa dirinya siap memperjuangkan dan menindak lanjuti setiap aspirasi warga yang disampaikan melalui kegiatan reses tersebut.“Insya Allah saya akan memperjuangkan aspirasi warga. Seperti tadi ponpes yang harus segera direnovasi. Karena bagaimana pun keberadaan ponpes sangat banyak manfaatnya. Di dalam yayasan itu ada majelis taklim, ada TPA juga. Mohon doanya, secepatnya saya perjuangkan,” kata Teguh.

Selain ponpes, beberapa aspirasi masyarakat Kampung Tegal Dawa yaitu terkait pengairan persawahan, pembangunan posyandu, pembangunan jalan paving blok, dan bedah rumah.
“Salah satu persoalan saat ini juga terkait pengairan. Karena saat ini saluran irigasi Bendung Pamarayan masih buka tutup karena sedang direnovasi. Kita harapkan pekerjaan tersebut segera selesai sehingga petani tidak dirugikan,” kata dia.

Dalam reses, Teguh Istaal yang duduk di Komisi I juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin menyalurkan aspirasinya. “Silahkan ibu-ibu dan bapak-bapak menyampaikan aspirasinya, kami ada posko aspirasi di Kecamatan Serang di Cipare. Ini terbuka, dari pagi sampai malam. Silahkan kalau mau menyampaikan aspirasi di sana. Mau ngopi-ngopi saja juga bisa,” ujar Teguh kepada konstituen yang hadir. (rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook