Pemkot Dewan Sepakati 8 Propemperda

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 22 November 2019 - 11:57:13 WIB   |  dibaca: 31 kali
Pemkot Dewan Sepakati 8 Propemperda

PARIPURNA: Suasana rapat paripurna penetapan propemperda di gedung DPRD Kota Serang, Kamis (21/11).

Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bersama DPRD Kota Serang telah menyepakati delapan raperda untuk masuk ke dalam propemperda Pemkot Serang pada 2020 mendatang. Kepastian itu diketahui saat rapat paripurna penetapan propemperda di gedung DPRD Kota Serang, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (21/11).

Delapan raperda itu masing-masing diusulkan oleh DPRD Kota Serang yaitu sebanyak 5 raperda, dan oleh Pemkot Serang yaitu sebanyak tiga raperda. Walikota Serang Syafrudin mengatakan, propemperda yang telah disepakati ini bertujuan agar dalam perencanaan pembentukan perda dapat terencana.

"Jadi dalam propemperda ini materinya akan disesuaikan dengan aturan yang lebih tinggi. Selain itu, propemperda ini sebagai instrumen program pembentukan perda yang terencana dan sistematis," kata Syafrudin setelah rapat paripurna.

Ia menjelaskan, dengan adanya propemperda ini Pemkot Serang dalam membentuk perda dapat lebih matang, karena telah terukur dan terencana dengan baik."Jangan sampai nanti dalam pembentukan perda itu tidak matang karena dadakan. Dengan adanya propemperda ini, semua jadi terencana," jelas dia.

Ia pun menyebutkan, beberapa raperda yang diajukan oleh Pemkot Serang yaitu sebanyak tiga raperda selama kurun waktu 2020. "Raperda yang diajukan Pemkot Serang itu pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah, pembentukan dana cadangan untuk pemilihan kepala daerah, rencana detail tata ruang dan rencana zonasi Kecamatan Kasemen, Curug, Taktakan, Walantaka," sebutnya.

Syafrudin mengungkapkan, raperda rencana detail tata ruang dilakukan di empat kecamatan saja sebagai bentuk upaya pemerataan pembangunan di Kota Serang."Kalau kita lihat, Kota Serang ini memang hanya terpusat di Cipocok Jaya dan Serang saja. Jadi ini untuk memeratakan pembangunan, agar penduduk pun berkembang secara merata," ucap Syafrudin.

Sementara itu, anggota Bapemperda DPRD Kota Serang Nur Agis Aulia mengatakan, pihaknya dalam propemperda mengajukan sebanyak 5 raperda."Raperda yang diajukan oleh DPRD yaitu perubahan atas perda nomor 10 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah, perubahan atas perda nomor 1 tahun 2010 tentang wajib belajar pendidikan diniyah, kewirausahaan pemuda, perlindungan pengembangan ekonomi kreatif, dan sanitasi total berbasis masyarakat," ujar Agis. (harir/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook