Ratusan Miras dari Tempat Hiburan Disita

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 22 November 2019 - 11:58:16 WIB   |  dibaca: 37 kali
Ratusan Miras dari Tempat Hiburan Disita

DISITA: Ratusan botol miras berbagai merek diamankan Polsek Kramatwatu dari sejumlah kafe di wilayah JLS, kemarin. Miras tersebut rencananya akan disita dan dimusnahkan.

SERANG, BANTEN RAYA- Ratusan botol miras berbagai macam merk diamankan Polsek Kramatwatu dalam operasi yang digelar pada Kamis (21/11) dini hari. Miras dengan kadar alkohol lebih dari 40 persen itu diamankan dari sejumlah tempat hiburan malam di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Desa Serdang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.

Kapolsek Kramatwatu AKP Raden Muhammad Sofian mengatakan, demi mengantisipasi terjadinya adanya tindak kriminalitas akibat minuman keras, pihaknya menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam. Hasilnya 270 botol miras berbagai macam merk diamankan."Minuman keras ini telah kami sita dari beberapa kafe yang ada di Jalan Lingkar Selatan," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Sofian, dari hasil operasi itu banyak ditemukan kafe-kafe yang menjual miras dengan berkedok restoran. Padahal, pemerintah Kabupaten Serang tidak pernah mengeluarkan izin penjualan miras tersebut."Padahal selama ini izin edar minuman keras itu tidak ada, apalagi miras yang beredar selama ini mengandung alkohol di atas 40 persen," ujarnya.

Sofian menegaskan, sesuai peraturan daerah (perda) nomor 2 tahun 2010 tentang penyakit masyarakat (pekat) di Kabupaten Serang, standar prosentase minuman, yaitu 0 persen. Sehingga pihaknya berhak menindak pelaku usaha yang membandel."Karena ini jelas telah melanggar aturan perda yang berlaku, maka kami lakukan penyitaan terhadap minuman keras yang beredar di wilayah hukum Polsek Kramatwatu," tegasnya.

Lebih lanjut Sofian mengungkapkan, ke depan kepolisian akan menggandengan pemerintah daerah sehingga polisi dan pemda dapat melakukan penindakan, dan langkah hukum lainnya."Ke depannya kami berencana untuk menggandeng instansi terkait untuk melakukan penindakan terhadap pelanggaran minuman keras ini," ungkapnya.

Sofian berharap pengusaha kafe maupun restoran untuk tidak menyediakan dan menfasilitasi miras, serta dapat menyesuaikan dengan kultur di wilayah Kabupaten Serang yang agamis. "Ikuti aturan, jangan menyediakan miras. Kami harapkan semua pengusaha dapat mengikutinya dan taat dengan aturan yang berlaku," harapnya. (darjat/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook