Penerimaan Pajak Tembus Rp44,9 Triliun

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 03 Desember 2019 - 12:24:22 WIB   |  dibaca: 85 kali
Penerimaan Pajak Tembus Rp44,9 Triliun

JUMPA PERS: Kepala Kanwil DJP Banten Jatnika (tengah) didampingi Kepala P2 Humas Kanwil DJP Banten Sahat Dame Situmorang (kanan), dan Kepala Bidang Data & Pengawasan Potensi Perpajakan Kanwil DJP Banten Subandi (kiri) memberikan paparan penerimaan pajak di Banten hingga November 2019, Senin (2/12).

SERANG, BANTEN RAYA -  Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Banten mencatat, realisasi penerimaan pajak dari Januari hingga November 2019 mencapai Rp44,9 miliar atau tumbuh 7,31 persen dari periode sebelumnya. Kepala Kanwil DJP Banten Jatnika mengungkapkan, realisasi penerimaan pajak itu setara dengan 78,49 dari target Rp57,3 triliun yang dipatok pada tahun 2019.

“Sampai dengan November 2019 ini penerimaan kita hampir 79 persen,” ujar Jatnika didampingi Kepala Penyuluhan Pelayanan Humas Kanwil DJP Banten Sahat Dame Situmorang, dan Kepala Bidang Data & Pengawasan Potensi Perpajakan Kanwil DJP Banten Subandi pada acara Media Gathering Kanwil DJP Banten di salah satu kafe di Kota Serang, Senin (2/12).

Ia mengatakan, dengan capaian penerimaan pajak sekitar 79 persen tersebut, Kanwil DJP Banten terus melakukan berbagai upaya dan imbauan kepada wajib pajak agar segera menunaikan kewajiban perpajakannya.

“Memang kita bayar pajak itu tidak ada (mendapat) imbalan secara langsung seperti kita beli tiket bioskop atau tiket pesawat langsung bisa kita nikmati, tapi imbalan secara langsungnya lebih banyak, infrastruktur jalan raya disektiar kit jadi bagus, akses kesehatan terjangkau, termasuk pendidikan gratis sampai dengan level tertentu. Nah itu semua dibiayai oleh pajak yang disetor wajib pajak kepada negara,” kata pria yang sebelumnya menjabat Kepala DJP Riau dan Kepulauan Riau ini.

Terlebih kata Jatnika, Kanwil DJP Banten saat ini masih ada waktu sekitar satu bulan lagi untuk mengejar 21 persen lagi agar penerimaan pajak tercapai 100 persen. “Kita masih punya satu bulan, syukur-syukur diwaktu yang tersisa ini kita bisa mencapai 80 persen hingga 90 persen lebih, walaupun mungkin ini berat banget untuk mencapai 100 persen,” katanya.

Salah satu upaya yang akan ditempuh DJP Banten untuk memenuhi sisa target 21 persen yakni dengan “mengejar” 57 wajib pajak (WP) yang memiliki rekening tabungan dengan saldo di atas Rp1 miliar per tahun yang belum membayar pajak. “Dari laporan pusat tahap pertama ini diketahui bahwa ada 57 WP di Banten yang belum melaksanakan kewajibannya membayar pajak. Kami akan telusuri alamat mereka, apakah ia perorangan atau badan, dan kami akan menagihnya,” ungkap Jatnika.

Jatnika bilang, para WP yang masih menunggak tersebut terindikasi sengaja tak melaporkannya kewajiban perpajakannya ke kantor pajak. Data tersebut dihimpun dari lembaga perbankan dan keuangan yang dikirim kepada Ditjen Pajak. “Untuk itu kita akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh wajib pajak yang memenuhi syarat membayar pajak,” katanya.

Berdasarkan analisa pegawai pajak, 57 WP yang memiliki saldo diatas Rp1 miliar hingga Rp40 miliar tersebut milik pengusaha tajir di Banten. “Yang punya saldo rata-rata atau minimal Rp1 miliar itu mereka datanya sudah ada di kita semua. Total nominal Rp700 miliar. Yang datanya sudah ada di kami ini kita sudah kirimkan surat imbuannya,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan data Kanwil DJP Banten, dari 12 KPP yang ada di lingkungan Kanwil DJP Banten, pencapaian penerimaan pajak nomor satu diraih oleh KPP Tangerang Barat 90,12 persen atau sekitar Rp4,2 triliun dari Rp4,7 triliun, di urutan kedua KPP Pratama Cikupa 89,70 persen atau Rp7,6 triliun dari target Rp4,7 triliun, ketiga KPP Pratama Kosambi dengan capaian 79,30 persen atau Rp2,5 triliun dari target Rp3,2 triliun. Keempat KPP Pratama Tangerang Timur dengan capaian penerimaan pajak 77,45 persen atau Rp3,6 triliun dari target Rp2,8 triliun, dan kelima KPP Pratama Serpong dengan capaian 77,37 persen atau Rp3,9 triliun dari dari target Rp5 triliiun.

Selain itu, capaian penerimaan KPP Pratama Pondok Aren 75,51 persen atau Rp3,7 triliun dari target Rp2,7 triliun, KPP Pratama Serang Timur 75,09 persen atau Rp1,8 triliun dari target Rp2,4 triliun, KPP Madya Tangerang 74,56 persen atau Rp13,9 triliun dari target Rp18,6 triliun, KPP Pratama Cilegon 73,56 persen atau Rp2,8 triliun dari target Rp3,9 miliar, KPP Pratama Serang Barat Rp834 miliar atau 70,37 persen dari target Rp1,1 triliun, KPP Pratama Tigaraksa Rp853 miliar atau 68,14 persen dari target Rp1,2 triliun, dan KPP Pratama Pandeglang Rp551,4 miliar atau 66,40 persen dari target Rp830,4 miliar. (ismet)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook