Kemenag Gelar Kemah Mahasiswa Lintas Agama

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 05 Desember 2019 - 10:53:50 WIB   |  dibaca: 261 kali
Kemenag Gelar Kemah Mahasiswa Lintas Agama

KEMAH: Kepala Kanwil Kemenag Banten Ahmad Bazari Syam (tengah) saat menghadiri Kemah Mahasiswa Lintas Agama di Bumi Perkemahan Lebak Wangi.

SERANG, BANTEN RAYA-dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, dan menciptakan kebersamaan antara mahasiswa lintas agama, Kanwil Kemenag Banten menggelar Kemah Mahasiswa Lintas Agama, di Bumi Perkemahan Lebak Wangi, Kota Serang.

Ahmad Bahir Gojali, Kasubbag Hukum dan KUB pada Kanwil Kemenag Banten mengatakan, kegiatan ini salah satu momentum untuk menumbuhkan semangat kebangsaan. Mahasiswa harus menjadi perekat, agar ke depan semakin kompak membangun daerah."Kegiatan ini salah satu upaya Kemenag Banten untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air kepada mahasiswa lintas agama," kata Bahir kepada Banten Raya, kemarin.

Ia berharap, kegiatan ini bisa menghilangkan sekat-sekat antar lembaga, sekat-sekat agama, tidak terlihat lagi supaya erat suasana mencair. "Kegiatan ini tidak hanya semata-mata sebagai ajang perkumpulan mahasiswa-mahasiswi, melainkan juga sebagai sarana diskusi mengenai dinamika dan berbagai persoalan keagamaan di tanah air," ucapnya.

Dalam kegiatan ini, lanjut Bahir, peserta juga dilibatkan secara aktif untuk mencari solusi atas problematika kerukunan agama di Banten. "Dengan melibatkan banyak pemuda, maka Banten akan berubah ke arah yang lebih baik lagi," ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Kakanwil Kemenag Banten H. Ahmad Bazari Syam mengatakan, hidup di negeri memiliki multi cultural, heterogen yang berbeda-beda suku bangsa, berbeda-beda bahasa berbeda-beda keyakinan dan Agama.

Kakanwil menjelaskan, latihan pada kesempatan ini dalam bentuk Kemah Mahasiswa Lintas Agama yang bertujuan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai agama, membuat situasi yang nyaman ketika orang lain menjalankan ibadah sesuai dangan agamanya.“Karena itu mari kita bangun keberagaman, kami beragama kami Indonesia mari kita bangun keberagamaan. Mari kita bangun konsep ini, sehingga kita bergerak bersama berjuang bersama," ucapnya.

"Sehingga tidak ada lagi sekat diantara kita, kita adalah sama-sama manusia skat keyakinan hanya ada pada diri kita dengan tuhan, kalau wilayah keyakinan itu memang harus ada skat tidak perlu menjadi jurang pemisah, bisa jadi seorang suami dan istri mempunyai keyakinan yang berbeda," sambungnya.

Perlu diketahui, kegiatan ini menghadirkan sejumlah pembicara, diantaranya adalah Kakanwil Kemenag Banten, Kabag TU, Kepala Pusat KUB, Ketua FKUB Banten, Kasubbag Hukum dan KUB dan team building dari Kwartir Daerah Provinsi Banten. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook