kebera2.000 Pelajar Dikenalkan Bahaya HIV

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 05 Desember 2019 - 10:55:19 WIB   |  dibaca: 221 kali
kebera2.000 Pelajar Dikenalkan Bahaya HIV

SOSIALISASI: Suasana sosialisasi bahaya HIV/AIDS kepada pelajar di salah satu sekolah di Kota Tangerang Selatan, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA-Sebanyak 2 ribu pelajar se-Banten dikenalkan bahaya HIV/Aids dan infeksi menular seksual (IMS) oleh Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Banten. Project Officer KPA Banten, Arif Mulyawan mengatakan, selama tiga bulan terakhir, pihaknya telah melakukan road show ke sejumlah sekolah pada jenjang pendidikan SMA dan SMK di delapan kabupaten/kota se-Banten."Dalam road show tersebut kami melakukan sosialisasi mengenai bahaya HIV Aids dan bahaya IMS kepada pelajar," kata Arif kepada Banten Raya, kemarin.

Menurutnya, kegiatan tersebut salah satu upaya untuk menindaklanjuti arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten melalui Kepala Dinas Kesehatan Banten terkait dengan program pencegahan dan penanggulangan HIV Aids di Banten.

Ia mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memberikan pengetahuan kepada pelajar di Banten, bahwa penyalahgunaan narkotika dan melakukan hubungan seks bebas di luar nikah salah satu penyebab terjangkitnya penyakit HIV/Aids."Kegiatan ini salah satu bukti bahwa Pemprov Banten sangat konsen untuk mencegah peredaran narkotika dikalangan pelajar, dan ingin menekan angka kasus HIV/Aids di Banten," katanya.

Ia menilai, masa remaja merupakan proses jati diri terbangun. Di usia ini mereka mencari cari identitas, termasuk mengekplorasi perilaku sosial diantaranya seksualitas dan narkoba. Seiring dari hasil pemetaan sosial yang dilakukan oleh KPA Banten, terkait dengan perilaku beresiko, angka remaja berperilaku seksual menyimpang cukup mengkhawatirkan.

Mulai dari hubungan sesama jenis, lanjutnya, hingga menjual diri yang akhirnya berdampak pada peningkatan kasus HIV dan IMS di kelompok remaja. "Program Sosialisasi HIV/Aids dan IMS KPA Goes To School ini dilakukan di delapan kabupaten/kota se-Banten," ungkapnya.

Ia mengaku, tujuan kegiatan tersebut salah satu bentuk komitmen KPA Banten untuk selamatkan generasi emas Banten khususnya, dan Indonesia umumnya untuk terhindar dari HIV/Aids dan IMS."Jauhi prilaku beresiko dan cegah virusnya, bukan stigma orangnya menuju masyarakat Banten Sehat," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Arif berharap, dengan adanya kegiatan ini mampu memberikan wawasan yang baru mengenai bahaya narkotika dan HIV/Aids dikalangan pelajar, sehingga peserta memiliki perubahan prilaku ke yang lebih baik. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook