Pemkot Jamin Kesehatan Nenek Sapiah dan Arbaiah

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 05 Desember 2019 - 11:09:59 WIB   |  dibaca: 58 kali
 Pemkot Jamin Kesehatan Nenek Sapiah dan Arbaiah

JENGUK WARGA: Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin kembali menengok atau menjenguk nenek Sapiah, di kediamannya di Lingkungan Cidadap Pasir, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, kemarin pagi. Pemkot Serang ingin menjamin kesehatan nenek Sapiah agar terpantau.

SERANG, BANTEN RAYA- Wakil Walikota Serang bersama dengan Kepala Dinsos Kota Serang Moch Poppy Nopriadi kembali mengunjungi nenek Sapiah (100), dan nenek Arbaiah (65) di Lingkungan Cidadap, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu (4/12) pagi sekitar pukul 09.00.

Kunjungan tersebut dalam rangka memberikan jaminan kesehatan kepada nenek Sapiah dan Arbaiah. Subadri datang untuk memastikan kondisi kesehatan nenek Sapiah dan nenek Arbaiah. Sebab, mereka merupakan lansia sebatang kara, yang hidup bergantung dari belas kasih tetangga.

Pantauan Banten Raya di lokasi, Subadri Ushuludin memberikan bantuan seperangkat tempat tidur, lemari, selimut, pakaian, seperangkat alat masak, dan stok kebutuhan sehari-hari kepada kedua lansia tersebut.

 “Nenek Sapiah dan Ibu Arbaiah, beliau tidak mempunyai keluarga yang mengurus, dan hidup sehari-harinya dibantu oleh tetangga. Adapun rumah sekarang ini merupakan peninggalan dari almarhum suaminya yang telah direbah dari program RTLH,” ujar Subadri kepada wartawan setelah kunjungan di Cipocok Jaya, Rabu (4/12).

Ia menuturkan, keberadaan kedua lansia sebatang kara itu merupakan kewajiban dari pemerintah Kota Serang, untuk dapat merawatnya sebaik mungkin. "Kami sebagai pemerintah kedepannya, terutama Kadinsos, harus memperhatikan bu Arbaiah maupun nenek Sapiah. Terserah pakai program apa saja, yang penting makan minum seharinya dapat terpenuhi," tutur dia.

Mengenai kondisi rumah yang tidak memiliki MCK, Subadri mengatakan, keduanya akan menjadi prioritas program Gerakan Dua Ribu Rupiah untuk Jamban Keluarga (Gardujaga)."MCK kebetulan di puskesmas Banjar Agung ini lagi mempunyai program Gardujaga. Nah kebetulan kemarin sudah jalan di Tembong, sekarang mau di Banjar Sari,” katanya.

Ia berjanji akan berupaya kepada instansi terkait agar kedua wanita lansia tersebut diprioritaskan agar mendapatkan bantuan MCK.“Memang masih belum pasti berapa-berapanya yang akan mendapatkan Gardujaga ini, yang pasti saya meminta kepada pihak Puskesmas agar memprioritaskan kepada nenek Arbaiah ini,” ujar Subadri.

Kepala Dinsos Kota Serang Moch Poppy mengatakan bahwa pihaknya berharap dapat membawa kedua lansia tersebut ke panti jompo karena lebih terjamin. Namun, keputusan itu tidak bisa sepihak."Jadi gini, sebetulnya harapan kami memang diajak ke panti jompo karena terjamin. Cuma kan kalau di panti jompo itu harus ada persetujuan dari orang dekatnya, kerabatnya. Sama seperti kasus Bu Sapiah, beliau tidak mau dan keluarganya keberatan," ujar Poppy.

Oleh karena itu, ia mengatakan bahwa pihaknya mewakili Pemkot Serang, akan merawat kedua lansia itu di rumahnya masing-masing. Untuk kesehatan, akan dilakukan pengecekan secara rutin."Untuk sementara dari Puskesmas maupun pendamping itu akan melakukan pengecekan terhadap kesehatan dari bu Arbaiah maupun Bu Sapiah. Nanti secara rutin, mungkin satu minggu sekali," ungkap dia.

Ia pun mengajak masyarakat agar turut andil dalam merawat atau melaporkan apabila terdapat kasus yang sama seperti itu. Sehingga, Pemkot Serang dapat segera mengambil tindakan. "Kami pemerintah sangat berharap, kalau memang ada kasus seperti nenek Sapiah atau Arbaiah, masyarakat dapat terlibat aktif untuk membantunya. Kami kalau tahu, bisa langsung bergerak juga untuk membantu," ujarnya. (harir/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook