Kasus dan Pelaku Menurun, Barang Bukti Naik 100 Persen

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 05 Desember 2019 - 14:46:31 WIB   |  dibaca: 95 kali
Kasus dan Pelaku Menurun, Barang Bukti Naik 100 Persen

Pemusnahan Barang Bukti : Pemusnahan barang bukti hasil kejahatan narkoba jenis sabu seberat 197,5 gram dengan cara diblender usai dicampur dengan garam di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten, Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu (4/12).

SERANG, BANTEN RAYA - Petani asal Lhokseumawe, Provinsi Aceh berinisial IG (29) diamankan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten karena kedapatan membawa 197,5 gram narkoba jenis sabu. Kepala BNNP Banten Brigjen Pol Tantan Sulistyana mengatakan, tersangka diamankan didalam mobil travel di Jalan Raya Mauk, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Sepatan, Kota Tangerang pada 24 Oktober 2019 lalu.

"Sebelumnya kita mendapat informasi dari masyarakat bahwa adanya pengiriman narkotika jenis sabu dari Lhokseumawe dengan tujuan Bogor menggunakan mobil travel," katanya, usai ekspose pengungkapan sekaligus pemusnahan barang bukti sabu di kantor BNN Banten, Rabu (4/12).

Menurut Tantan, saat dilakukan penggeledahan petugas menemukan tas hitam yang dicurigai membawa narkoba. Namun petugas sempat kesulitan, karena didalam tas tidak ditemukan narkoba tersebut.  Akan tetapi, berkat kejelian petugas sabu seberat 197,5 gram itu berhasil ditemukan dalam tas yang sudah dimodifikasi oleh pelaku.

"Selain barang bukti berupa sabu, petugas juga mengamankan satu tas ransel warna hitam, satu buah telepon genggam flip, uang tunai sebesar Rp 400 ribu, satu buah ATM, satu buah handphone Samsung warna putih dengan satu buah sim card handphone milik tersangka IG untuk berkomunikasi dalam mengedarkan narkotika," ujarnya.

Tantan menambahkan hingga saat ini petugas BNNP Banten masih melakukan pengembangan dan mengejar pemilik maupun narkoba tersebut. Dalam kasus ini IG akan dikenakan pasal 114 ayat (2)dan atau pasal 112 ayat (2) JO pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 RI tentang Narkotika."Saat ini sedang kita lakukan pengembangan. Terkait jaringannya, untuk sementara tersangka kita amankan di kantor BNN untuk proses selanjutnya," tambahnya.

Tantan menegaskan, tahun 2019 ini jumlah kasus dan tersangka penyalahgunaan narkoba mengalami penurunan. Namun jumlah barang bukti narkoba mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu sekitar 100 persen dari tahun sebelumnya. "Pada tahun 2019 ini kita lihat ada 6 kasus dengan 16 tersangka.

Dengan barang bukti 15,8 kilogram sabu dan 150 kilogram ganja. Jika dibandingkan 2018, jumlah kasus yang ditangani dengan jumlah tersangka mengalami penurunan. Tapi secara kuantitas barang bukti mengalami kenaikan secara signifikan, sabu tahun lalu 7,2 kilogram hampir 100 persen," tegasnya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook