DPMPTSP Dongkrak Kemajuan UMKM

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Jumat, 06 Desember 2019 - 11:25:24 WIB   |  dibaca: 64 kali
DPMPTSP Dongkrak Kemajuan UMKM

PRO UMKM: Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi (kanan) memberikan cinderamata kepada Ketua PHRI Banten Achmad Sari Alam di Hotel Kharisma, Kamis (5/12).

LEBAK, BANTEN RAYA- Pemkab Lebak melalui Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak membantu memajukan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Lebak. Bentuk bantuan diberikan DPMPTSP Lebak berupa memfasilitasi kerjasama kemitraan antara usaha mikro dan kecil dengan pelaku usaha menengah dan besar.

"Kita sebenarnya pemerintah daerah memfasilitasi menyatukan, mempertemukan antara usaha mikro, kecil, menengah dan besar. Tujuannya agar saling menguntungkan," kata Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi di Hotel Kharisma, Rangkasbitung, Kamis (5/12).

Saling menguntungkan dimaksud oleh Wabup, dimana apabila perusahaan besar membutuhkan sebuah prodak, maka hal itu bisa disuplai dari perusahaan mikro dari perusahaan kecil. Sehingga nanti perusahaan mikro menjadi kecil menjadi besar. "Seperti itu jadi saling. Jika sudah jadi seperti itu, maka secara otomatis nanti akan terbuka peluang- peluang pasar berikutnya sehingga harapan kita bahwa kesejahteraan masyarakat khususnya usaha-usaha  mikro semakin meningkat pendapatannya, intinya gitu," katanya.

Lebih lanjut Wabup mengungkapkan, salah satu satu upaya untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Lebak adalah dengan pengembangan dan pemberdayaan UMKM. Dalam rangka mencapai keberhasilan tesebut maka dalam pelaksanaannya perlu melibatkan pelaku usaha besar. "Kewajiban kita penyambungkan antara pengusaha besar dengan UMKM, karena maju itu tidak boleh sendiri, harus bareng-bereng. Jangan sampai terjadi kesenjangan," katanya.

Ketika terjadi kesejangan terlalu tinggi akan berdampak pada ketidaknyamanan sehingga tidak akan kondusif. Oleh karena itu, Wabup meminta agar kolaborasi UMKM dengan pengusaha besar dapat terjalin dengan menjaga kemitraan dengan  memegang prinsip saling menguntungkan, memperkuat dan saling membutuhkan. "Masyarakat juga diminta turut menjaga kondisifitas agar investor yang sudah ada di Kabupaten Lebak merasa nyaman, sehingga dapat menyerap ribuan tenagakerja," katanya.

Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak  Yosep Mohamad Holis mengatakan bahwa kemintraan merupakan suatu strategi bisnis yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih dalam jangka waktu tertentu untuk meraik keuntungan bersama dengan perinsip saling membutuhkan dan membesarkan.

"Kemitraan juga merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kesenjangan antara UMKM dan pengusaha besar sehingga akan dicapai bukan hanya pertumbuhan tetapi juga pemerataan dan kemudahan pemasaran. Pada saat ini sudah ada enam perusahaan yang sudah menjalin MoU dengan usaha mikro dan kecil," katanya.Enam pelaku usaha yang sudah menjalin MoU di antaranya PT KAI, Resort Tanjunglesung, Indomaret, Alfamart, New Star Cinema Rangkasbitung, PHRI Lebak dan PHRI Banten. (purnama/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook