Harga Sembako Mulai Naik

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Jumat, 06 Desember 2019 - 11:26:35 WIB   |  dibaca: 85 kali
Harga Sembako Mulai Naik

NAIK: Berbagai jenis cabai dan bawang di salah satu kios pedagang di Pasar Rangkasbitung mengalami kenaikan harga, kemarin.

LEBAK, BANTEN RAYA- Harga beberapa jenis sembilan bahan pokok (sembako) pekan ini mengalami kenaikan. Pantauan Banten Raya di Pasar Rangkasbitung, sembako yang mengalami kenaikan harga yaitu beras jenis IR Kw I dari harga Rp 10.086 per kilogram (kg), naik menjadi Rp 10.157 perkilogram.

Beras IR Kw II dari Rp 9.429 per kilogram, naik menjadi Rp 9.500 per kilogram. Minyak goreng curah Rp 10.286 per liter, naik menjadi Rp 10.429 per liter, telur ayam negeri dari Rp 25.286 naik menjadi Rp 25.571 per kilogram.

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak Agus Reza menjelaskan, selain beberapa jenis sembako, kebutuhan masyarakat seperti beberapa jenis cabe dan bawang putih pun mengalami kenaikan harga jual.

Dari hasil pemantauannya, kenaikan harga yang terjadi pada beberapa jenis sembako serta cabai dan bawang putih tidak terlalu tinggi, sehingga harga jualanya masih terjangkau oleh masyarakat.“Sejak 2 Desember hingga hari ini (kemarin), beberapa jenis sembako dan beberapa jenis kebutuhan masyarakat memang mengalami kenaikan harga yang masih terbilang wajar,” ujar Agus, kemarin.

Ditanya apa penyebab terjadinya kenaikan harga tersebut, menurut Agus akibat permintaan konsumen mengalami peningkatan, serta kondisi keberadaan beberapa jenis sembako, serta cabai dan bawang putih, stoknya kurang melimpah.“Tetapi bila stoknya melimpah, serta permintaan konsumen kembali turun, maka otomatis harga beberapa jenis sembako dan kebutuhan masyarakat yang lainnya akan mengalami penurunan harga kembali,” terangnya.

Herlina, pengunjung Pasar Rangkasbitung mengatakan, meski kenaikan harga pada beberapa jenis sembako tidak terlalu tinggi, tetap saja membaratkan konsumen. “Bagi kami konsumen dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, tentu kenaikan harga tetap saja memberatkan. Sebab dengan terjadinya kenaikan harga, maka kami harus merogoh uang tambahan yang harus dikeluarkan,” kata Herlina. (hudaya/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook