Berikan Wisatawan Kepuasan

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 06 Desember 2019 - 13:29:43 WIB   |  dibaca: 59 kali
Berikan Wisatawan Kepuasan

PELATIHAN: Suasana Pelatihan Sumber Daya Manusia Kepariwisataan tentang Manajemen Homestay, Kamis (5/12).

SERANG, BANTEN RAYA- Para pemilik dan pengelola homestay di kampung-kampung wisata di Kota Serang diminta memberikan pelayanan yang memuaskan kepada para wisatawan yang menginap di homestay yang mereka kelola. Karena itu, pengelola perlu mengetahui ilmu mengenai pengelolaan homestay yang baik dan benar.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang Akhmad Zubaidillah mengatakan bahwa yang penting dilakukan pemilik homestay adalah memberikan kepuasan kepada pengunjung/wisatawan yang menginap. Jangan tunjukkan perilaku negatif misalkan dengan mabuk-mabukan di hadapan tamu karena citra itu yang akan dibawa pulang oleh pengunjung. Ujungnya akan berdampak negatif pada citra Kota Serang.

“Yang terpenting puaskan pengunjung. Terapkan Sapta Pesona,” kata Zubaidillah di sela Pelatihan Sumber Daya Manusia Kepariwisataan Tentang Manajemen Homestay DAK Non Fisik Tahun 2019, di Hotel Puri Kayana, Kamis (5/12).

Zubaidillah menyatakan, homestay sebenarnya mirip dengan hotel namun dalam skala yang lebih sederhana. Karena itu, sejumlah standar harus dipenuhi oleh pengelola homestay. Pengguna homestay tentu ingin mendapat kepuasan, ketenangan, dan kenyamanan ketika menyewa homestay.

Untuk itu pemilik harus mempunyai ilmu manajemen homestay agar tidak membuat kapok pengunjung. “Pelatihan ini ditujukan untuk pemilik homestay agar memiliki  pengetahuan mengelola homestay. Karena itu pelatihan selama tiga hari ini jangan diabaikan tapi harus diserap sebaik-baiknya,” katanya.

Zubaidillah mengatakan, potensi wisata unggulan Kota Serang masih Kawasan Banten Lama. Ada sejumlah tempat wisata di Kawasan Banten Lama yang bisa dinikmati seperti Keraton Kaibon, Benteng Surosowan, Benteng Spelwijk, Masjid Pecinan, Vihara Avalokitesvara, dan lainnya. Pengunjung Banten Lama setiap tahunnya mencapai 1-5 juta orang. Mereka datang dari sejumlah daerah seperti Jakarta, Bekasi, Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, dan lainnya.

Ketua panitia acara Bambang Karman mengatakan, maksud kegiatan ini adalah sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan wawasan kepariwisataan untuk masyarakat dan pelaku usaha pariwisata, sehingga dapat memiliki peran dan kontribusi penting dalam pengembangan kepariwisataan di Kota Serang.

Sementara tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan wawasan sumber daya manusia tentang kepariwisataan, khususnya pelatihan homestay. Pelatihan diberikan kepada masyarakat dan pelaku usaha pariwisata di Kota Serang. pelatihan diikuti 78 peserta terdiri dari pemilik homestay yang ada di kampung wisata yang dikelola Kelompok Sadar Wisata di Kota Serang.

Akademisi Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung Brantas mengatakan, yang pertama-tama harus dikuasi oleh pemilik atau pengelola homestay adalah tersenyum manis kepada pengunjung. Bisa tersenyum secara tulus kepada pengunjung adalah kunci sebagai bentuk keramahtamahan dalam rangka melayani pengunjung. Ini adalah modal dasar bagi pemilik homestay agar memberikan pelayanan yang baik bagi pengunjung.

Hal utama lain adalah kebersihan, baik kebersihan tempat maupun pemilik atau pengelola homestay.“Setelah itu harus bisa menjaga keamanan. Dalam skala paling kecil, misalkan, tembok jangan sampai berlumut sehingga membuat pengunjung gatal-gatal,” katanya. (tohir/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook